Deteksionline.com, Jakarta – Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya kembali menggelar event balap jalanan atau Street Race seri kelima di Jalan Benyamin Sueb, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada 27-29 Januari 2023.

“Polda Metro Jaya kembali menggelar acara 1st Anniversary Street Race 2023. Bagi anda penggemar otomotif datang, dan saksikan pada hari Jumat-Minggu, 27-29 Januari 2023 di Jalan Benyamin Sueb, Kemayoran, Jakarta Pusat,” kata Kombes Latif Usman, melalui keterangan tertulis, Senin, (23/01/2023).

Event Street Race kali ini, lanjut Latif, akan memperlombakan nomor drag race 500 meter, khusus kendaraan roda dua. Sementara untuk memastikan ketepatan penilaian, panitia akan menyediakan sensor di garis start dan finis, serta tidak menggunakan timer atau pengukur waktu.

Selain drag race yang menjadi event utama, panitia juga timpal Latif, menghadirkan sejumlah event lain seperti kontes modifikasi, bazar otomotif dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), ajang freestyle roda dua, safety riding polwan dan event tinju, festival musik dengan bintang tamu antara lain Rocket Rockers, Club Dangdut Racun, Tom Kill Jerry, Eirene, CMB dan Female Project.

Polda Metro Jaya beber Latif, berkomitmen merangkul serta memfasilitasi generasi muda pecinta kecepatan untuk mencari prestasi melalui ajang resmi, sehingga tidak lagi melakukan balapan liar yang mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat.

Menurut Latif, kegiatan tersebut dinilai efektif, untuk mengurangi jumlah balap liar terbukti tingginya minat peserta dalam gelaran yang sudah diselenggarakan sebanyak empat kali diantaranya di Ancol, seri kedua di BSD, Tangerang Selatan, seri ketiga di Meikarta, Cikarang dan seri keempat di Kemayoran, Jakarta Pusat.

Jalan Benyamin Sueb, Kemayoran, Jakarta Pusat dinilai Latif, cocok sebagai lokasi balap jalanan karena konstruksi jalan sesuai untuk balap dan luas yang memadai untuk menampung para pembalap serta penonton. Selain itu, Kemayoran juga telah lama menjadi lokasi balapan liar para joki dan komunitasnya.

Ajang street race ini kata Latif, juga bisa menjadi wadah bagi para pembalap yang ingin menyalurkan hobi balap secara resmi dan aman.

Tak hanya itu saja, terdapat sejumlah syarat keselamatan yang wajib diikuti oleh peserta yakni wajib mengenakan helm full face, mengenakan minimal jaket dan celana panjang berbahan jenas tebal atau baju overall balap serta menggunakan sarung tangan dan sepatu.

Kemudian, peserta juga wajib memastikan rem berfungsi dengan baik. Sedangkan bagi peserta yang masih di bawah umur wajib melampirkan surat pernyataan orang tua dan wajib dibawa saat daftar ulang.

Selain itu, terdapat sejumlah hal yang wajib dipersiapkan bagi peserta street race ini. Pertama, peserta wajib memastikan hari dan tanggal pendaftaran yang dipilih sudah sesuai dengan kelas yang tersedia atau yang diinginkan.

Terkait tiket yang sudah dibeli, tidak bisa dipindahtangankan atau dikembalian. Terakhir, e-voucher yang sudah diterima merupakan bukti pendaftaran yang sah dan wajib ditunjukkan saat registrasi.

Street race keempat di Kemayoran, Jakarta menjadi yang pertama dan terbesar dalam sejarah drag race legal 500 meter di DKI Jakarta.

Bahkan, balapan tersebut diikuti sebanyak 1.050 peserta. Sedangkan untuk jumlah penontonnya mencapai dua ribu hingga lima ribu orang.

Latif memastikan, tidak ada taruhan terselubung dalam street race yang diadakan di Jalan Benyamin Sueb, Kemayoran itu.

“Acara ini hanyalah penyaluran hobi dan untuk mencari prestasi. Ia pun mengajak agar energi-energi positif bisa disalurkan dalam acara ini,”tutupnya.