Deteksionline.com, Jakarta – Kejaksaan Agung (Kejagung) RI kembali mengirimkan bantuan sosial kepada masyarakat yang terkena bencana alam di Cianjur, Jawa Barat. Bantuan tersebut diberikan melalui program Kejaksaan peduli.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Ketut Sumedana mengaku, Selain sembako, pihaknya juga mengirimkan barang inventaris kantor kepada Kejaksaan Negeri Cianjur, dan pemberian bingkisan di lingkungan Kejaksaan Agung.

“Telah kembali dilaksanakan program “Kejaksaan RI Peduli” berupa kegiatan bakti sosial untuk korban bencana alam gempa bumi di Cianjur, pengiriman barang inventaris kantor kepada Kejaksaan Negeri Cianjur, dan pemberian bingkisan di lingkungan Kejaksaan Agung,” Ucap Ketut dalam keterangan tertulisnya, Kamis (1/12/2022).

Ketut menambahkan, pihaknya mengirimkan bantuan kemanusiaan berupa 1.000 paket sembako, 1.000 selimut, 200 dus mie instan, 110 set terpal, 100 dus obat-obatan, dan 100 dus perlengkapan bayi sebagai bentuk rasa empati dan kepedulian sosial Kejaksaan RI kepada seluruh korban bencana alam gempa bumi di Cianjur.

Selain itu, pihaknya juga mengirimkan barang inventaris kantor berupa 30 unit meja kerja, 60 unit kursi kerja, 10 buah filling cabinet, 10 unit mobile drawer, 12 unit PC, 12 unit printer, 1 speaker portable bluetooth, 1 unit Logitech video conference, 30 unit container box roda, serta 2 unit TV dan bracket, guna mendukung pelayanan hukum kepada masyarakat pasca kerusakan sarana dan prasarana di kantor Kejaksaan Negeri Cianjur akibat bencana alam.

Tidak hanya kepada masyarakat Cianjur, Kejagung juga menyalurkan bantuan berupa bingkisan sebanyak 5.393 paket sembako yang terdiri dari beras, minyak dan kebutuhan bahan pokok lainnya untuk seluruh pegawai, anggota Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Pusat, Keluarga Besar Purna Adhyaksa (KBPA), Forum Wartawan Kejaksaan Agung (Forwaka), personel TNI/Kepolisian RI, dan tenaga pramubakti di lingkungan Kejaksaan Agung.

“Pemberian bingkisan ini dalam rangka meringankan kebutuhan pokoknya sehari-hari akibat kenaikan harga, serta diharapkan mempererat silahturahmi, persaudaraan, dan hubungan harmonis antar sesama di lingkungan Kejaksaan Agung,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Ketut mengaku, Jaksa Agung, ST Burhanuddin berharap dapat meringankan beban masyarakat yang terkena dampak dari bencana alam gempa di Cianjur

“Saya berharap apa yang diberikan kepada korban bencana alam gempa bumi di Cianjur agar diserahterimakan secara benar kepada yang berhak. Demikian juga pemberian bingkisan di lingkungan Kejaksaan Agung, semoga dapat bermanfaat,” ucap Ketut.

Kedepannya, Ketut mengungkapkan, Jaksa Agung berharap program bakti sosial ini dapat bermanfaat bagi penerima terlebih para korban bencana alam gempa bumi di Cianjur, dan mendorong insan Adhyaksa di daerah untuk berbagi kemanusiaan dengan korban bencana alam gempa bumi di Cianjur dan daerah lain. (Nando)