Deteksionline.com, Jakarta – Dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) yang jatuh setiap tanggal 28 November, Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta melakukan penanaman 28 pohon Tabebuya di Taman Causarina cipedak, Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) DKI Jakarta, Reda Manthovani dalam sambutannya mengatakan, penanaman pohon merupakan cara yang efektif untuk mengatasi perubahan iklim.

“Penanaman pohon ini merupakan komitmen kita bersama sebagai salah satu cara yang efektif untuk mengatasi perubahan iklim. Penyebab utama dari perubahan iklim adalah peningkatan konsentrasi Gas Rumah Kaca (GRK) di atmosfer bumi,” kata Reda Manthovani Senin (28/11) pagi.

Penanaman tersebut dilakukan pada lahan 41.000 M2 yang berlokasi di Taman Causarina cipedak, Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan.

Reda mengaku, banyak manfaat yang bisa didapatkan dengan menanam pohon. Salah satunya pohon menyerap CO2, menyimpan karbon dan menghasilkan oksigen yang dibutuhkan oleh makhluk hidup.

“Pohon mempunyai peran yang sangat penting bagi makhluk hidup. Pohon menjaga suhu bumi tetap dingin, menyerap karbon dan menyaring polusi udara. Pohon juga memitigasi bencana alam dengan mengatur cuaca, menstabilkan tanah, melindungi tanaman, dan mengurangi peluang penyebaran patogen antara hewan dan manusia,” ungkapnya.

Selain menanam pohon, Kajati DKI juga melaksanakan kegiatan pelepasan ikan dan pelepasan burung di Fasilitas lapangan olahraga jogging track, arena bermain anak, bangku taman dan gazebo yang dibangun dalam taman Causarina.

“Hal ini bertujuan untuk memberikan kesadaran dan kepedulian kepada masyarakat tentang pentingnya pemulihan kerusakan alam dan lahan melalui penanaman pohon,” ungkapnya.

Diakhir acara memperingati HMPI, Kejati DKI didampingi oleh Ketua IAD wilayah DKI Jakarta Syuastriwijaya Reda Manthovani, membagikan Bantuan Sosial (Bansos) kepada pegawai rekrutan Penyedia Jasa Layanan Perorangan (PJLP) di Sukudinas Pertamanan Kota DKI Jakarta.

“Acara ini akan diakhiri dengan pembagian sembako untuk PJLP sudin pertamanan kota DKI Jakarta,” ungkapnya.

Dalam acara tersebut dihadiri oleh Asisten Intelijen Kejati DKI, Setiawan Budi Cahyono, Asisten Pidana Umum Kejati DKI Anang supriatna, Asisten Pidana Militer Kolonel Daswanto, Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan (Kajari Jaksel) Syarief Sulaeman Nahdi, Kajari Jaktim Ardito Muwardi, Kajari Jakut Atang Pujiyanto dan Kajari Jakbar Dr. Iwan Ginting. (Nando).