Deteksionline.com,Jakarta – Dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan, Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta melakukan penyuluhan hukum pencegahan penyalahgunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Penyuluhan hukum tersebut dilakukan langsung oleh Asisten Intelijen (Asintel) Kejati DKI Jakarta, Setiawan Budi Cahyono, di SMAN 28 Jakarta, Dengan Tema Kebijakan Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun 2022.

Setiawan Budi Cahyono mengatakan, kegiatan tersebut sesuai dengan Instruksi Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor : INS-004/A/J.A/08/2012 Tahun 2012 Tentang Pelaksanaan Peningkatan Tugas Penerangan dan Penyuluhan Hukum Program Pembinaan Masyarakat Taat Hukum.

“Sedangkan tujuannya adalah untuk memberikan pembinaan kepada kepala sekolah terkait penggunaan anggaran BOS sehingga peningkatan mutu layanan pendidikan dengan menggunakan anggaran dana BOS bisa akuntabel.” kata Budi, Rabu (23/11/2022).

Budi mengaku, pemberian dana BOS dimaksudkan untuk menunjang aktivitas belajar mengajar, termasuk mengadakan serta memelihara sarana dan prasarana pembelajaran.

Sehingga, lanjutnya Budi, penyalahgunaan Dana BOS yang tidak sesuai dengan peruntukannya akan dikenakan sanksi sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

“Prinsip pengelolaan dana BOS, tujuan dan syarat penerima dana BOS, besaran alokasi dana dan cara mencairkannya, penggunaan dana BOS dan pelaporannya, larangan penggunaan dan sanksi hukum terhadap pelanggar larangan,” ungkapnya. (Nando)