Deteksionline.com,Jakarta – Kejaksaan Agung (Kejagung) mengirimkan bantuan kemanusiaan berupa tiga truk sembako dan uang tunai kepada masyarakat yang terkena bencana alam di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Bantuan tersebut merupakan program “Kejaksaan RI Peduli” yang dimana sembako dan uang tunai tersebut akan disalurkan melalui Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat kepada warga Kabupaten Cianjur.

“Jaksa Agung ST Burhanuddin berempati dan menyampaikan rasa prihatin serta duka mendalam kepada seluruh korban bencana alam gempa bumi di Kabupaten Cianjur,” Kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Ketut Sumedana dalam keterangan tertulisnya, Selasa (22/11/2022).

Ia mengaku, bantuan kemanusiaan ini merupakan bentuk kepedulian sosial serta wujud rasa solidaritas, dan berharap bantuan ini dapat menumbuhkan rasa simpati dan mendorong seluruh warga Adhyaksa untuk membantu saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah.

Kejagung Salurkan 3 Truk Sembako dan Uang Tunai Rp400 Juta Untuk Korban Gempa Bumi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat

“Bantuan kemanusiaan tersebut berupa uang tunai sebesar Rp400.000.000,- (empat ratus juta rupiah), 3 truk sembako yang berisi beras, minyak goreng, kecap, gula, kopi, teh, makanan siap konsumsi, air mineral, biskuit, indomie, obat-obatan, tenda untuk berkantor sementara karena kondisi kantor tidak memungkinkan, serta sarana pendukung operasional kantor seperti komputer dan printer,” Ungakapnya.

Bantuan tiga trusk sembako dan uang tunai tersebut diberangkatkan oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin dari Kantornya menuju Kejati Jawa Barat.

Ia mengaku, dengan bantuan tersebut Jaksa Agung berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat yang terkena musibah gempa bumi warga di Kabupaten Cianjur.

“Dengan ketulusan hati, hari ini kita melepas bantuan kemanusiaan berupa 1.000 paket untuk korban bencana alam gempa bumi di Cianjur. Walau tidak seberapa dan tidak akan mampu menghapus rasa duka seluruh korban, kami berharap bantuan ini dapat digunakan sebaik-baiknya untuk meringankan beban korban,” Ucap Ketut. (Nando).