Deteksionline.com,Jakarta – Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (KPN Jakpus) Liliek Prisbawono Adi sengaja Bungkam terkait sejumlah kejanggalan dalam penanganan perkara di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus).

Salah satunya terkait dengan kejanggalan penganan perkara yang dilakukan oleh PN Jakpus dalam menangangi perkara kepemilikan 6.450 Pcs Kosmetik tanpa Izin Edar.

Terdakwa atas nama Tanty Cravianna yang tidak ditahan selama proses persidangan dijatuhi hukuman ringan selama 1 bulan pidana penjara.

Salah satu Tim Penindak Balai Besar POM DKI Jakarta, Dhegi saat menjadi saksi dalam kasus kosmetik ilegal tersebut di PN Jakarta Pusat pada Kamis 25 Agustus 2022 mengatakan, pihaknya berhasil mengamankan sebanyak 20 jeni koemstik tanpa izin edar di salah satu ruko di Karang Anyar milik terdakwa.

“Di kantor itu namanya ada unit pelayanan pengaduan konsumen. Kemudian dari pengaduan itu kami melakukan pemeriksaan ke lokasi ruko karang anyar block D nomor 55,” Kata Dhegi  saat menjadi saksi di PN Jakpus.

Saat melakukan penindakan, Dhegi bersama timnya menemukan 20 jenis kosmetik siap edar yang tidak mempunyai izin.

Dhegi mengaku pihaknya mengetahui barang kosmetik ilegal tersebut setelah mengecek nama-nama produk kosmetik yang kemudian diverifikasi melalui website resmi Badan POM .

“Melalui website Badan POM. Tinggal dibuka dimasukin nama merek, kalau tidak ada didaftar Database Badan POM berarti belum mempunyai izin,” Ungkapnya

Dhegi mengaku, sebanyak 20 jenis kosmetik ilegal yang berhasil mereka temukan. Bahkan beberapa paket yang siap dikirimkan juga ikut diamankan oleh pihaknya.

Sementara itu, jadwal sidang yang sudah dijadwalkan pada setiap hari Kamis di ruang Sidang Ali Said, mendadak berganti hari. Sidang dengan agenda pembacaan putusan mendadak diadakan pada hari Jumat 21 Oktober 2022.

Bahkan, KPN Jakpus, Liliek Prisbawono Adi seolah tidak perduli dengan adanya keanehan dalam penanganan perkara di PN Jakpus.

Liliek saat dikonfirmasi, mengaku akan memberikan tanggapan terkait hal tersebut melalui Humas PN Jakpus pada Senin 24 Oktober 2022.

“Akan saya sampaikan ke Humas,”ucap Liliek saat dikonfirmasi.

Namun, sampai dengan berita ini tayang, belum juga ada tanggapan resmi dari PN Jakarta Pusat terkait dengan keanehan penanganan perkara tersebut. (Nando).