Deteksionline.com,Jakarta – Mulai pekan ini, Dirlantas Polda Metro Jaya menarik semua surat tilang manual dari seluruh anggotanya.

Penarikan surat tilang manual dari anggota tersebut dilaiukan, sesuai instruksi Kapolri, yang melarang tilang manual terhadap pelanggaran Lalin.

“Dengan arahan Pak Kapolri penilangan tidak boleh manual. Kami secara keseluruhan di Jakarta ini untuk surat tilang sudah kami tarik dari seluruh anggota,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman, Selasa (25/10/2022).

Penilangan terhadap para pelanggar Lalin saat ini lanjut Latif, akan difokuskan menggunakan pengawasan kamera e-TLE. Selain E-TLE statis, pihaknya terang Latif, tengah menyiapkan E-TLE mobile.

“Jadi masing-masing Polres di tempatkan satu E-TLE Mobile. Jadi satu E-TLE Mobile ini, mampu meng-cover satu wilayah Kabupaten tersebut,”timpalnya.

Untuk di wilaya Jabodetabe tercatat sebanyak 57 Kamera E-ETLE Statis.
Bahkan, mantan Dirlantas Polda Jawa Timur itu berharap mulai Desember 2023 hingga Januari 2024 nanti telah ada 30 E-TLE Mobil yang beroperasi di Jakarta dan wilayah penyangga.

Tak hanya itu saja, pengawasan kamera E-TLE Mobile itu nantinya kata Latif, bisa mengawasi sejumlah bentuk pelanggaran lalu lintas.

“Karena alat ini sudah dilengkapi dengan AI yaitu secara otomatis akan meng-capture pelanggaran-pelanggaran yang memang sesuai dengan pasal yang dipersangkakan seperti AI yang sudah ada yaitu gage (ganjil genap), terus pengemudi tanpa helm, penggunaan handphone, tidak menggunakan sabuk pengaman, lawan arus, melanggar marka jalan, melanggar rambu-rambu,” terangnya.

Kendati demikian, personel lalu lintas tetap akan bertugas di jalan untuk mengatur lalu lintas. Namun proses penindakan hukum tidak akan lagi dilakukan secara tilang manual.

“(Anggota) tetap ada di jalan, terutama kita pelayanan untuk penjagaan, pengawalan, pengaturan tapi tidak melakukan penilangan secara manual. Penilangan akan seluruhnya menggunakan e-TLE statis maupun e-TLE mobile yang sudah ada di Polda Metro Jaya,” tutupnya.