Deteksionline.com, Jakarta – Setelah dinyatakan lengkap berkas perkara kasus Khilafatul Muslimin (P-21), Polda Metro Jaya menyerahkan 10 tersangka kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Bekasi.

Pejabat Sementara Kasubdit Kamneg Polda Metro Jaya AKBP Liston Marpaung mengatakan, penyerahan 10 tersangka itu dilakukan, setelah proses lidik kasus tersebut selesai.

“Kami menyerahkan tersangka dan barang bukti ke Kejaksaan Negeri Bekasi,” ujar AKBP Liston Marpaung kepada awak media di Mapolda Metro Jaya, Senin, (03/10/2022).

Kendati demikian, Liston tak merinci terkait tempat penahanan para tersangka tersebut. Bahkan, pihaknya timpal Liston, masih menunggu keputusan dari pihak Jaksa.

“Sudah tahap kedua, Jaksa menentukan apakah dititip dimana. Kita tunggu keputusan Jaksa,” jelas Liston.

Salah seorang dari 10 tersangka yang diserahkan ke Kejaksaan Negeri Bekasi itu, tutur Liston, termasuk pemimpin Kilafatul Muslimin Abdul Qadir Hasan Baraja.

Bahkan, berkas perkara pemimpin Kilafatul Muslimin itu, dipisah dengan tersangka lainnya. Bahkan Abdul Qadir Hasan, dijerat telah melanggar UU Organisasi Masyarakat, UU Peraturan Hukum Pidana, dan UU Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

“Sedangkan tersangka lainnya yaitu, Muhammad Hidayat, Imbron Najib, Suryadi Wironegoro, Nurdin, Muhammad Hasan Albana, Faisol, Hadwiyanto Moerniadon, Abdul Azis dan Indra Fauzi,” bebernya.

Diberitakan sebelumnya, pengungkapan kasus kelompok Khilafatul Muslimin itu berawal usai melakukan konvoi di wilayah Cawang, Jakarta Timur beberapa waktu lalu.