Deteksionline.com, Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran, dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Untung Budiharto menghadiri acara silaturahmi.

Silaturahmi yang digelar di Gedung BPMJ tersebut, dihadiri oleh tokoh Agama, Mahasiswa, Serikat Pekerja dan Ormas. Diskusi itu dilakukan untuk menciptakan Jakarta tetap aman dan sejuk. Mengingat, masyarakat kita saat ini, sangat demokrasi dan juga berkeadilan

“Saya yakin, kehidupan kenegaraan dan masyarakat kita semakin berubah menjadi lebih demokratis dan berkeadilan,” kata Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol, Fadil Imran, di Gedung BPMJ Kamis, (22/09/2022).

Dihadapan para tokoh dan mahasiswa serta ormas, mantan Kapolda Jawa Timur itu mengusulkan, ada tempat yang selama ini belum digunakan oleh para massa untuk menyampaikan aspirasinya.

Bahkan, kawasan Patung Kuda atau Jalan Medan Merdeka Barat sebut Fadil, yang sering menjadi titik pusat konsentrasi massa aksi.

“Saya melihat bahwa ada sebuah ruang yang bisa kita pergunakan. Di mana itu? Kita demo saja di Monas,”tuturnya.

Usulan untuk memindahkan titik demo ke kawasan Monas ini terang Fadil, semata demi kepentingan publik. Disatu sisi hak penyampaian pendapat bisa terealisasi, sekaligus hak para pengguna jalan pun, tidak ikut terganggu.

“Jadi arus lalu lintas ini tetap bisa lancar baik dari Timur, Utara demikian juga arus lalu lintas dari Selatan dan Barat kalau kita melaksanakan demo di Silang Monas,” katanya.

Oleh karena itu, kepada tokoh Agama, Mahasiswa, Serikat Pekerja, BEM/Presma dan Ormas, diminta untuk bahu membahu dan bersama-sama menjaga Jakarta ini kedepannya.

“Agar Jakarta ini kedepannya semakin aman, nyaman adem dan sejuk,”tutupnya.

Selain Kapolda Metro Jaya dan Pangdam Jaya, hadir juga beberapa tokoh diantaranya, Presiden KSPI Ir. Said Iqbal, Presiden KSPSI Andi Gani Nenawea, dan Presiden KSBSI Ely Rosita Silaban, serta perwakilan beberapa Mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi di Jakarta.