Deteksionline.com,Riau – Bongkar peredaran gelap ratusan kg Shabu dan ribuan butir Ekstasi, Polda Riau amankan 16 tersangka.

Bahkan, ribuan ekstasi serta ratusan kg Shabu-sabu turut diamankan dari tangan para tersangka.

Kapolda Riau Irjen Pol M. Iqbal mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal, berkat kerjasama antara Direktorat Reserse Narkoba (Ditnarkoba) bersama Direktorat Intelkam dan Polres Dumai.

“Keberhasilan ini, sebagai bukti jajarannya tetap komitmen untuk terus menyatakan perang terhadap pengedar narkoba diwilayahnya,” kata Irjen Iqbal, di Mapolda Riau, Senin (19/9/2022).

Lebih dari 250 kg sabu dan ratus ribu ekstasi terang Iqbal, berhasil diungkap pihaknya di bulan September 2022 ini.

“Ini menunjukkan bahwa kita terus berperang dengan pengedar narkoba, dan ini juga menunjukkan bahwa tim Polda Riau terus melakukan kinerja yang sangat luar biasa. Lebih dari 500 kg sabu berhasil diungkap semenjak saya disini,” timpalnya.

Selain tersangka, petugas beber Iqbal, mengamankan ratusan kg Shabu dan ribuan butir ekstasi dari tangan tersangka di tempat kejadi perkara (TKP) yang berbeda.

Pada TKP pertama tepatnya di Taman Karya Pekanbaru, petugas melaksanakan upaya paksa, yang tentunya melalui proses penyelidikan, dan berhasil mengamankan 203 kg Shabu.

Kapolda Riau Irjen Polda M. Iqbal, didampingi Dir Narkoba, Dir Intelkam, Kabid Humas, Kabid Propam dan Kapolres Dumai, saat menunjukan barang bukti kepada awak media dalam jumpa pers pengungkapan kasus pengedar gelap Narkoba, di Mapolda Riau, Senin (19/09/2022).

“Lalu, pada Minggu 11 September 2022, tim dari Ditresnarkoba bekerja sama dengan Dit Intelkam, dan berhasil mengungkap 100.000 butir ekstasi serta 100 kg Shabu dengan mengamankan 10 tersangka,” terangnya.

Pada Senin 12 September 2022, Tim Ditresnarkoba tutur Iqbal, kembali mengamankan 11 kg Shabu dan 4 tersangka, di TKP kedua tepatnya di Hotel Holywood dan Perumahan Griya Citra Pekanbaru.

“Selanjutnya, pada hari Rabu 14 September 2022, TKP di Bandar Laksamana Bengkalis, Tim Satuan Reserse Narkoba Polres Dumai berhasil menyita 92 kg sabu dan 304.491 butir ekstasi dari 2 tersangka,”terangnya.

Alasan pihaknya mengekspos keberhasilan pengungkapan kasus peredaran gelap Narkoba itu di Mapolda Riau tegas Iqbal, untuk menunjukkan bahwa mulai hari ini Polda Riau terus berperang secara masif terhadap pengedar Narkoba.

”Bagi para tersangka kita proses tegas dan terukur serta tidak ada toleransi bagi pelaku narkoba, kita harus perangi bersama, para pengedar gelap narkob,” tegasnya.

Mantan Kadiv Humas Mabes Polri itu mengakui, pihaknya terus melakukan upaya preentif, preventif secara terus menurus termasuk kerjasama dengan negeri jiran Malaysia.

“Dalam waktu dekat kita akan melakukan koordinasi dengan kepolisian negara Malaysia, untuk terus mengurangi masuknya barang barang haram ini ke wilayah kita,”tutupnya.