Deteksionline.com,Jakarta – Mengenakan baju tahanan berwarna orange, mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Pol Ferdy Sambo memerankan reka ulang (Rekonstruksi) kasus pembunuhan terhadap Brigadir J.

Jenderal bintang dua itu, nampaknya sangat tenang, meski kedua tangannya diborgol menggunakan kabel ties berwarna putih.

Adegan reka ulang pembunuhan berencana itu dilaksanakan di bekas rumah dinasnya yang beralamatkan di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan, Selasa, (30/08/2022).

Dari tangkapan layar monitor yang disediakan untuk awak media, ia duduk di sebuah bangku dalam rumah yang menjadi tempat rekonstruksi di Saguling III, Jakarta.

Pada adegan ke-17, Ferdy Sambo terlihat mengepalkan tangannya sambil melihat ke berbagai arah seperti memastikan situasi ruangan tersebut.

Sambo sempat ngobrol dengan Arman Hanis, pengacara Putri Candrawathi dan sempat ditawari minum. Bahkan, jenderal bintang dua itu, nampaknya tersenyum tipis saat berbicara dengan Arman Hanis.

Pelaksanaan rekonstruksi pembunuhan Brigadir Yosua dijaga super ketat pasukan Brimob. Awak media tidak diperkenan masuk ke dalam rumah, hanya memantau dari layar monitor.

Sebelumnya Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Pol Andi Rian Djajadi melalui siaran pers mengatakan, sebanyak 78 adegan akan dilakukan dalam rekonstruksi tersebut. Selain peregaan ulang atas peristiwa pembunuhan itu di Saguling dan Duren Tiga, penyidik Polri juga akan melakukan reka adegan terkait peristiwa yang terjadi di Magelang, Jawa Tengah.

Untuk rumah di Magelang diperkirakan ada 16 adegan meliputi peristiwa pada tanggal 4, 7 dan 8 Juli 2022. Rencananya, usai rekonstruksi peristiwa di Magelang, Polri melakukan reka adegan di Saguling sebanyak 35 adegan yang meliputi peristiwa pada tanggal 8 Juli dan pascapembunuhan Brigadir Yosua. Dilanjutkan dengan reka adegan apa yang terjadi di rumah dinas Kadiv Propam, Kompleks Duren Tiga dengan 27 adegan.