Deteksionline.com,Jakarta – Terbukti bersalah, terdakwa kasus dugaan penipuan hingga tindak pidana pencucian uang (TPPU), CEO PT. Jouska Financial Indonesia, Aakar Abyasa Fidzuno dituntut tujuh tahun penjara, oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Pusat.

Terdakwa Aakar bersama terdakwa Tias Nugraha Putra dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Aakar Abyasa Fidzuno dan terdakwa Tias Nugraha Putra dengan pidana penjara masing-masing selama tujuh tahun penjara dan denda masing-masing dua miliar rupiah sub sider masing-masing selama enam bulan penjara,” kata Jaksa Danang Dermawan didampingi Jaksa Sudarno dalam sidang Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus), Kamis (11/8/2022).

Kedua terdakwa dituntut menggunakan pasal Pasal 103 jo Pasal 30 ayat (1) UU RI Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana dan Ketiga Pertama Pasal 3 Undang-Undang R.I Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang jo Pasal 10 Undang-Undang RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Dalam kesempatan tersebut, Danang mengungkapkan, alasan yang memberatkan perbuatan para terdakwa yang mengakibatkan 16 saksi korban mengalami kerugian kurang lebih sebesar Rp. 5.601.884.273,97.

“Hal-hal yang memberatkan, Perbuatan Para Terdakwa mengakibatkan 16 saksi korban mengalami kerugian kurang lebih sebesar Rp. 5.601.884.273,97,” Ungkapnya.

Sementara itu, hal-hal yang meringankan, para terdakwa belum pernah dihukum dan para terdakwa bersikap sopan dan mengakui semua perbuatannya serta menyesali perbuatannya. (Dom).