Deteksionline.com, Jakarta – Pada hari Rabu tanggal 3 Agustus 2022 pukul 13.40 WIB Tim Tabur Kejaksaan Agung RI bersama Tim Jaksa Eksekutor Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat (Kejari Jakpus) kembali berhasil melakukan penangkapan DPO (Daftar Pencarian Orang) atas nama Terpidana Agus Budio Santoso di Jl. Yasmin Raya, Cilendek Timur, Kec. Bogor Barat, Kota Bogor, Jawa Barat.

Eksekusi terpidana kasus Korupsi PT. Bank Mandiri tersebut disampaikan Kepala Seksi Intelejen Kejari Jakpus Bani Immanuel Ginting dan didampingi Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Jakpus Yon Yuviarso di halaman kantor Kejari Jakpus jl. Merpati, Gunung Sahari Utara, Jakpus.

“Pengamanan atas nama DPO Agus Budio Santoso selaku Mantan Presiden Direktur PT. Rifan Financindo Securitas tersebut terkait Tindak Pidana Korupsi yang terjadi pada tanggal 14 Februari 2002 atau setidak-tidaknya pada suatu waktu dalam tahun 2002 secara bersama-sama melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara yaitu PT. Bank Mandiri Cabang Jakarta Prapatan sebesar Rp. 120 miliar atau sekitar jumlah tersebut,” ujar Bani. Rabu (3/8/2022)

Adapun amar Putusan Mahkamah Agung Nomor 214 K/Pid/2007 tertanggal 3 Oktober 2007 Jo Putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Tinggi Jakarta Nomor 108/Pid/2006/PT.DKI tanggal 11 Juli 2006 Jo Putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor 838/Pid.B/2004/PN.JKT.PST tanggal 6 Juni 2005 pada pokoknya adalah sebagai berikut :
1. Menyatakan Terdakwa Agus Budio Santoso terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “Turut serta melakukan Korupsi yang dilakukan secara berlanjut”
2. Menjatuhkan pidana penjara terhadap Terdakwa Agus Budio Santoso selama 7 tahun, dan denda sebesar Rp 200 juta dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan selama 6 bulan.
3. Menjatuhkan pidana tambahan terhadap Terdakwa Agus Budio Santoso untuk membayar uang pengganti sebesar Rp. 3.170.000.000, dan jika terdakwa tidak membayar uang pengganti, dipidana penjara selama 2 tahun.
4. Memerintahkan masa selama Terdakwa ditahan dikurangkan sepenuhnya dari pidana yang dijatuhkan;
5. Membebankan biaya perkara terhadap Terdakwa sebesar Rp. 12.500.

Tim Jaksa Eksekutor Kejari Jakpus selanjutnya melaksanakan eksekusi terhadap Terpidana Agus Budio Santoso di Rutan Kelas I Salemba, Jakarta Pusat berdasarkan Putusan Pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht).

Menurut Kasie Pidsus Kejari Jakpus Yon Suviarso, terpidana Agus Budio santoso ini merupakan DPO yang ke 6 dari 8 DPO kasus Korupsi Bank Mandiri yang berhasil ditangkap, jadi tinggal 2 DPO yang belum ditangkap dan pihaknya akan terus mengejar dan menangkap para buronan tersebut.

“Kami menghimbau kepada seluruh DPO Kejaksaan untuk segera menyerahkan diri untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, Karena tidak ada tempat yang aman bagi para buronan” tegas Yon Yuviarso. (Dom)