Deteksionline.com,Jakarta – Setelah melewati beberapa pekan usai insiden berdarah yang terjadi di Rumah Dinas Kadiv Propam Polri nonaktif, Irjen Pol Ferdi Sambo, penyidik akhirnya menetapkan Bharada E, sebagai tersangka, dalam kasus tewasnya Brigadir J.

Penetapak  Bharada E sebagai tersangka dalam kasus tewasnya Brigpol J tersebut, setelah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membentuk Tim Khusus yang dipimpin  lamgsung oleh Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono dalam mengusut tuntas kasus tersebut.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Pol Andi Rian mengatakan, penetapan Bharada  E sebagai tersangka dalam kasus ini, usai memeriksa pulahan saksi dan mengantongi beberapa alat bukti.

“Sebanyaka 42 saksi-saksi, penyitaan sejumlah alat bukti. Penyidik menetapkan Bharada E sebagai tersangka Pasal 338 KUHP,”kata Brigjen Pol Andi Rian, saat membetikan konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (3/8/2022) malam.

Tak hanya itu saja, penetapan tersangka terhadap Bharada E dalam kasus tembak nembak di rumah dinas Kadiv Propam nonaktif Irjen Ferdi Sambo itu juga, tegas Brigen Andi, usai penyidik melakukan gelar perkara, serta dikuatkan dengan keterangan dari puluhan saksi yang diperiksa penyidik.

“Ini sebagai komitmen Polri mengusut hingga tuntas kasus tewasnya Brigpol J,”tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit gerak cepat membentuk tim khusus untuk mengusut kasus ini. Bahkan, Komnas HAM dan Kompolnas juga dilibatkan sebagai tim eksternal dalam menuntaskan kasus yang belakanagan menjadi perhatoan publik tanah air tersebut.