Deteksionline.com,Jakarta – Seorang pria berinisial AJL (39) harus berurusan dengan hukum lantaran terancam hukuman penjara selama lima belas tahun.

Pasalnya, AJL menghabiskan nyawa korban berinisial SL (35), ketika mencuri hanphonen milik korban di kos-kosan yang beralamat di Jalan Bhayangkara, Kelurahan Pondok Jagung Timur, Kecamatan Serpong Utara, Tangsel, pada Sabtu 25 Juli 2022 pukul 02.00 WIB

Kasus ini mencuak, usai pemilik kos kosan menemukan korban dengan bersimbah darah pada Sabtu 25 Juni 2022, sekira pukul: 2.00 WIB dini hari lalu.

“Sehingga, pemilik kos-kosan yang ditempati korban SL ,melaporkan kejadian itu ke pihak penegak hukum yaitu Polres Metro Tanggeran Selatan,”kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol, Endra Zulpan, di Mapolda Metro Jaya, Rabu, (29/06/2022).

Menindaklanjuti laporan itu, Satreskrim Poles Metro Tangsel dan Polsek Serpong dan di back up dari Subdit Resmob serta Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya melakukan penyelidikan.

“Alhasil, polisi berhasil mengamankan dua orang penada berinisial J dan S. Dimana kedua penadah tersebut yang diketahui membeli hanphone dari AJL hasil rampasan dari korban SL,” terangnya.

Dari keterangan J dan S itu, maka merujuk pada tersangka berinisial AJL. Bahkan, dikuatkan juga dengan barang bukti yang disita dari Tempat Kejadiabperkara (TKP) dimana korba dieksekusiboleh pelaku AJL.

Akhirnya, petugas mengamanakan tersangka AJL di sebuah kosan yang berada di bilangan Serpong Tangerang Selatan, pada tanggal 28 Juni 2022.

“Kepada polisi AJL mengaku uang hasil kejahatan itu, digunakan untuk keperluan sehari -hari,” timpalnya.

Pelaku mengaku, awalnya dirinya tak berniat untuk menghabiskan nyawa korban. Karena korban melawan saat mengambil hanphone milik korban, dan pelaku langsung menusuk korban dengan sebilah pisau yang telah disiapkannya.

“Saat mengambil hanphone, korban melawan pelaku, akhirnyabpelaku langsung menusuk korban denga piasu yang disiapkan,”tuturnya.

Selai tersangka, polisi turut menyita sejumlah barang bukti dari tangan pelaku. Antara lain yaitu,satu unit hanphone, satu unit gagang pisau, sehelai sprei, sebuah topi warna hitam, sebuah celana jeans dan satu buah kaos berwarna hitam.

Akibat perbuatanya, para tersangka ini dijerat dengan Pasal 338 KUHP dan 365 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun, sedangkan penadah dikenakan pasal 480 KUHP dengan ancaman pidana penjara 4 tahun.