Deteksionline.com,Jakarta – Setelah sukses menerapkan Ganjil Genap di 13 titik ruas jalan di Ibu Kota, Polda Metro Jaya kembali memperluas 13 titik Gage baru.

Perluasan Ganjil Genap baru di 13 titik ruas Jalan itu dilakukan, untuk mengurangi kemacetan di Ibu Kota DKI Jakarta saat ini.

Dengan bertambah 13 titik Gage baru tersebut, maka penerapan Gage di ruas jalan di kawasan Ibu Kota DKI Jakarta, bertambah menjadi 26 titik.

Dari 13 titik Gage baru itu tak semua dipasang dengan kamera ETLE, sehingga puluhan personel yang tergabung dari Polantas dan Dishub dikerahkan ke lokasi guna mengawas pada 13 titik ruas Gage yang baru yang belum terpasang kamera ETLE tersebut.

Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya, Kombes Pol, Sambodo Purnomo Yogo mengatakan pihaknya telah menerjunkan puluhan personel gabungan guna mengawasi pada 13 titik baru Gage itu.

“Dari 89 personil gabungan yang dikerahkan, 60 orang personel dari Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) dan
29 orang personel berasal dari Dinas Perhubungan,” kata Sambodo melalui keterangan tertulisnya, Rabu, (08/06/2022).

Selama dua hari melakukan uji coba diperluasan Gage baru di 13 titik itu, petugas berhasil menjaring ratusan kendaraan yang melanggar Gage. Meskipun di masa uji coba yabg dihelat sejak tanggal 06 Juni hingga 13 Juni mendatang itu, penilangannya masih bersifat teguran dan himbauan.

“Pada tanggal 6 sampai tanggal Juni 2022. Tanggal 7 Juni sebanyak 524 pelanggaran, sementara tanggal 7 Juni terdapat 384 pelanggaran jadi totalnya
ada 908 pelanggaran,” timpalnya.

Untuk diketahui, 13 kawasan yang menerapkan Gage baru tersebut mulai dari, jalan Pintu Besar Selatan, Gajah Mada, Hayam Wuruk, Majapahit, Medan merdeka Barat, Suryopranoto, Balikpapan, Kyai Caringin, Pramuka, Salemba Raya sisi Barat, Salemba Raya sisi Timur-Simpang Paseban-Simpang Diponegoro, Kramat Raya, dan Jalan Stasiun Senen.