Deteksionline.com, Bali – Gubernur Bali Wayan Koster, mendesak satuan polisi pamong praja dan kepolisian menindak produsen dan penjual yang sengaja mengedarkan arak gula ke masyarakat. Pasalnya arak gula berpotensi mengancam kesehatan masyarakat.

“Dengan berkibarnya nama arak Bali, ternyata menimbulkan imbas negatif. Yakni memunculkan produsen nakal yang ingin mendapatkan untung berlipat dengan cara praktis,” kata Gubernur di Karangasem, Bali, Jumat (1/4/2022).

Gubernur mendengar kabar pihak  yang memproduksi arak itu, menggunakan bahan baku dari gula pasir disertai bahan kimia lain. Bahkan mereka mengirim ke luar Bali secara besar-besaran.

“Berdasarkan banyak laporan yang saya terima, arak gula pasir telah dikirim ke luar Bali secara besar-besaran,” tutupnya.

Pada kesempatan ini, turut ada pemusnahan arak gula, berupa 35 jeriken arak siap edar.  Masing-masing berisi 35 liter. Jada total pemusnahan sebanyak 1.225 liter. Selain itu, kepolisian bersama satpol PP juga mengamankan 200 kilogram ragi untuk bahan fermentasi. (wil)