Deteksionline.com,Jakarta – Diduga menyalahgunakan barang haram, seorang publik figur diamankan Polda Metro Jaya.

Penagkapan terhadap seorang publik figur berinisial CD itu dilakukan, usai mendapat laporan masyarakat.

Setelah dilakukan penyelidikan, Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, berhasil mengamankan terhadap tersangka CD tersebut.

Tak hanya tersangka, polisi turut menyita sejumlah barang bukti, saat menggeledah kamar aprtemen yang ditempati CD yang tak lain berprofesi sebagai Disc Jockey (DJ) itu.

“Di kamar CD, ada 1 klip plastik yang berisi sabuh seberat 0,41 gram, satu cangklong, dan 1 unit hanphone milik tersangka,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan, saat menggelar press release di Mapolda Metro Jaya, Kamis, (17/03/2022).

Kepada polisi, CD mengaku, barang haram itu dibelinya dari seseorang. Bahkan CD mengaku, sejak tahun 2019 silam dirinya mengosumsi barang haram ini.

“Alasan mengosumsi barang haram itu, lantaran tinggi beban kerja,”timpal Zulpan.

Berangkat dari keterangan CD, lalu polisi melakukan pengembangan. Sehingga pada Kamis 17 Maret 2022 dini hari, polisi berhasil mengamankan tiga orang tersangka yang diduga sebagai pemasok sabu terhadap tersangka CD ini.

Artis CD saat dihadirkan di meja press releas kasusnya di Mapolda Metro Jaya, Kamis,(17/03/2022).

“Saat diamankan, ketiga tersangka itu, baru selesai mengosumsi sabu. Mereka semua postif  mengosumsi sabu jenis metamfetamin dan benzoat, ketika dilakukan tes urin,” terang Zulpan.

Oleh karena itu, Zulpan sangat menyangkan atas tindakan yang dilakukan seorang publik figur berinisial CD itu.

“Sebagai publik figur, tersangka CD tak dapat menjadi contoh untuk masyarakat,” tuturnya.

Pengungkapan kasus penyalahgunaan narkoba terhadap ke empat tersengka ini, tegas Zulpan, sebagai bentuk komitmen Kapolda Metro Jaya dalam memberantas terhadap Narkoba yang terjadi di seluruh wilayah kekuasaannya.

“Agar, DKI Jakarta bebas dari penyalgunaan barang haram dan menyelamatkan generasi penerus bangsa dari ancaman Nakroba tersebut,” timpalnya.

Senada dengan Kabid Humas, hal serupa juga disampaikan oleh Kasubdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKBP Akmal. Menurut Akmal, pihaknya resmi melakukan penahanan terhadap CD dan ketiga tersangka lainnya.

“Terbukti dia sudah menggunakan (narkoba) dari tes urine ditahan 21 hari ke depan,” timpal Akmal.

Untuk mempertanggungjawabkan atas perbuatan tersebut, keempat tersangka ini dijerat dengan Pasal, 127 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana 4 tahun penjara. (Gomes).