Kunker Ke Yogyakarta, Kapolri Berikan Ratusan Bansos Kepada Pekerja Seni Terdampak Covid-19

  • Share

YOGYAKARTA,Deteksionline.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo peduli dan mendukung pengembangan seni budaya di Indonesa termasuk di Yogyakarta. Seni budaya Indonesia ada ini, harus dijaga serta dilestarikan, sebagai aset destinasi wisata nasional maupun international.

Kunjungan kerja (kunker) ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) itu Kapolri bersama jajaran menyerahkan bantuan sosial (bansos) kepada pekerja seni yang terdampak Covid-19. Kehadiran Kapolri disambut para penari dan seniman di pelataran Candi Prambanan Yogyakarta.

Sasaran penerima bantuan sosial yakni sebanyak 700 paket seniman Ramayana Balet berupa sembako mulai dari beras, minyak goreng, mie instan, gula, susu hingga teh  bertempat di pelataran Candi Prambanan Yogyakarta.

Sigit berharap pemberian Bansos ini dapat meringankan beban para pekerja seni yang  sempat terdampak akibat Pandemi Covid-19.

“Mudah-mudahan bantuan ini dapat bermanfaat bagi seniman yang ada di sini,” katanya.

Dalam Kunkr itu juga, mantan Kabareskrim Polri ini sempat berbincang dengan salah satu pekerja seni yakni dari penari, guna menanyakan kondisi sektor kesenian dan kebudayaan di Candi Prambanan DIY saat ini.

Para penari pun mengaku sangat terdampak dengan pandemi Covid-19. Dimana, kegiatan pementasan tidak ada sama sekali lantaran tak adanya pengunjung.

“Di Yogya juga sepi tidak ada pengunjung itu berpengaruh sekali karena di Ramayana ini hadirnya pengunjung itu berpengaruh kepada pementasan yang ada di Ramayana Prambanan,” ujarnya.

Sementara itu penari lainnya menambahkan, dengan kondisi pandemi yang mulai membaik seperti sekarang ini, dapat membuka harapan pementasan tari kembali menggeliat.

“Mulai normal walaupun seminggu sekali karena di sini penarinya banyak harus diganti-ganti agar tak terjadi kesenjangan sosial. Penonton sudah mulai masuk walaupun tidak banyak,” katanya.

Meski kondisi pandemi yang mulai bisa dikendalikan itu, Kapolri berharap kegiatan seni dan budaya kembali normal. Namun, mantan Kapolda Banten ini menitipkan pesan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) saat pementasan berlangsung.

Ia pun memberi semangat kepada penari agar tetap berlatih. Sebab menurutnya saat ini susah untuk mencari penari muda yang melestarikan seni dan budaya.

“Mudah-mudahan semua kembali normal dan titip pesan prokesnya tetap diperkuat agar angka Covid-19 bisa ditekan,” tutup Sigit. (Ulis JP).

 49 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *