Hanya Dua Minggu, Polda Metro Bongkar  52 Kasus Kejahatan Di Ibu Kota

  • Share

JAKARTA,Deteksionline.com – Polda Metro Jaya berhasil mengungkap 52 kasus kejahatan yang belakangan meresahkan Ibu Kota DKI Jakarta. 52 kasus kejahatan yang berhasil dibongkar Polda Metro Jaya tersebut diantaranya, seperti, pencurian dan pemberatan (curat), pencurian dan kekerasaan (curas) dan curanmor.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan dalam melancarkan aksinya, para pelaku kejahatan itu, menyasar pada tempat – tempat yang sepih.

Di tempat sepi tersebut, pelaku sebut Yusri, menghentikan para korban. Bahkan, pelaku tidak segan-segan melukai korban, apabila korban melawan pelaku.

“Pertama curas di wilayah Tambun Bekasi Laporan Polisi 26 September 2021 di Tambun dengan korban A dengan 4 tersangka,” kata Yusri saat menggelar press release, di Polda Metro Jaya, Senin, (11/10/2021).

Dalam mebgusut kasus ini, anggota Resmob Polda Metro Jaya, mengamankan empat tersangka. Sementara satu pelaku dalam kelompok itu, masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Dalam menjalankan aksinya para pelaku ini jelas Yusri, mempunyai perannya masing – masing. Dimana, tersangka EH alias B, yang merupakan otak daripada aksi kejahatan ini, dengan menodongkan celurit kepada korban, serta melakukan pembacokan terhadap korban.

“Tersangka EH yang mengatur strategi dan melakukan perampasan.
Kedua SB alias S peran joki yakni yang membonceng A alias KA yang masih DPO,” terangnya.

Sementara tersangka RH alias P perannya sebagai Joki yang memboncengan EH saat beraksi. Tersangka, RA alias A yang menyediakan sajam dua bilah celurit yang disiapkan untuk aksi dengan teman-temannya.

“Modusnya, biasanya mereka secara bersama-sama dua atau tiga motor bergerak untuk mencari tempat sepi, melihat situasi apakah ada korban. Biasanya di tengah malam, cari sasaran 00.30 WIB. Ketika melihat korban lewat di tempat sepi, pelaku memepet korban untuk berhenti dan mengambil barang milik korban termasuk sepeda motornya,” paparnya.

Polda Metro Jaya Berhasil Ungkap 52 Kasus Kejahatan Yang Belakangan Meresahkan Ibu Kota DKI Jakarta.

Tak hanya itu saja, dalam aksinya, para pelaku ini beber Yusri, mengancam korban dengan menggunakan celurit. Saat korban ketakutan, pelaku mengambil barang milik korban seperti sepeda motor dan hanphone milik korban.

Penyelidikan yang dilakukan oleh anghota Resmob sejak 3 Oktober 2021 lalu itu, kembali mengamankan dua pelaku di daerah Legok, Banten berinisial FM dan S.

Pelaku FM jelas Yusri, perannya sebagai eksekutor. Bahkan tersangka FM itu juga merupakan residivis anak di bawah umur dengan joki berinisial S.

“FM ditangkap pada 7 Oktober 2021 di KS Tubun, Jakarta Barat. Sedangkan S ditangkap di Legok,” katanya.

Selanjutnya, pada 26 September 2021 lalu, tim Resmob Polda Meyro Jaya, juga mengkap kasus yang sama di daerah Lawa Lumbuh, Bekasi.

Modus pelaku dalam kasus ini sama, diman mereka mencari korban di tempat sepi, dan pelaku membacok korban berinisial FS sebanyak tiga (3) kali.

“Pelaku berinisial FH, MS, MA yang berperan sebagai joki, AM dan MA alias C, tidak segan-segan membacok korban,” terangnya.

Namun, korban yang terkena bacok celurit sebanyak tiga kali itu sempat tertolong, setelah dilarikan ke rumah sakit.

Atas perbuatannya, para tersangka ini dijerat dengan Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman sembilan tahun kurungan. (Gomes).

 102 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *