Dijamin Keluarga, Pelaku Penabrak Anggota Polantas Tak Ditahan Polisi

  • Share
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Argo Wiyono

JAKARTA,Deteksionline.com – Meski telah ditetapkan sebagai tersangka, pengendara mobil BMW berinisial (RI) yang menabrak anggota Polantas di
jalan Sisingamangaraja tak ditahan.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Argo Wiyono mengatakan, alasan polisi tak menahan tersangka (RI), lantaran pengendara mobil BMW tersebut kooperatif atas kasus yang menjeratnya. Sehingga tersangka hanya dikenakan wajib lapor.

“Delik pasal yang disangkakan masa hukuman kurang dari lima tahun,” kata Argo, melalui jeterangan tertulis, Senin (11/10/2021).

Tersangka kata Argo menjalan wajib lapor itu, dua kali seminggu, yaitu hari Senin dan hari Kamis.

“Kemudian yang bersangkutan kooperatif dan ayah kandungnya tersangka juga menjamin. Jadi sementara tidak kita tahan, tapi kita kenakan wajib lapor, hingga waktu yang tidak ditentukan,” jelas Argo.

Untuk diketahui, sebelumnya pengendara mobil BMW berinisial (RI), menabrak anggota Polantas hingga terluka. Insiden ini terjadi di Jalan Sisingamangaraja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Minggu (10/10/2021) dini hari.

Berdasar foto yang diunggah oleh akun Instagram @tmcpoldametro, BMW yang dikemudikan RI berplat nomor B 1157 SSL.

Barang Bukti Mobil BMW Yang Digunakan Pelaku Menabrak Anggo Polatas Di Kebayoran Jalan Sisingamangaraja, Minggu (10/10/2021)

“BMW B1157 SSL menabrak petugas Polri yang sedang bertugas pengalihan lalin dalam rangka pembatasan mobilitas PPKM Level 3 crowd free night,” tulis akun @tmcpoldametro.

Atas kejadian ini, anggota polisi tersebut mengalami luka-luka. Korban sempat dilarikan ke RSAL dr Mintohardjo.

Menurut, Argo menyebut pengemudi BMW tabrak polisi menabrak lantaran hendak menghindari pemeriksaan di pos pembatasan mobilitas warga dengan sistem “crowd free night”.

“Kurang konsentrasi karena melihat ada petugas dan ingin menghindari pemeriksaan,” kata Argo, Minggu (10/10/2021).

Berdasar hasil pemeriksaan urine, Argo menyebut RI tak terbukti mengkonsumsi narkoba atau miras. Kecelakaan tersebut murni akibat kelalaian.

“Sementara hasil pemeriksaan urine tidak ditemukan indikasi miras dan narkoba,” pungkasnya.

Dijelaskan Argo, pengemudi BMW itu dipersangkakan dengan Pasal 283 Juncto 310 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Adapun barang bukti yang ditahan saat ini satu unit kenderaan BMW NRKB B 1157 SSL dan berkas keterangan ahli visum etrepertum dari rumah sakit Mintoharjo TNI AL. (Gomes).

 99 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *