Para Elit Ribut Soal Ganti Warna Pesawat Presiden, ICK: Tahan Dulu Birahi Politik 2024

  • Share

JAKARTA,Deteksionline.com Para elite di negeri ini agar meredam birahi politiknya, dan tidak membuat “gaduh”, ditengah bangsa sedang berupaya memerangi wabah Covid-19.

“Hal tersebut menaggapi “ribut ribut” soal cat pesawat Kepresidenan yang berganti warna dari biru langit menjadi merah,” kata Ketua Presidium ICK, Gardi Gazarin, melalui press release yang diterima di Jakarta, Jumat, (06/08/2021).

Jangan sampai soal ganti warna pesawat kepresidenan saja lanjut Gardi, menuai kegaduhan, dan menjadi senjata untuk tarik menarik kedalam kepentingan politik.

“Seharusnya, kedepankan nasib rakyat yang kini menanggung penderitaan karena wabah Covid-19 dan semakin sulitnya perekonomian masyarakat,”tegas mantan Ketua Forum Wartawan Polri ini.

Para elite politik beber Gardi, hendaknya merapatkan barisan  dan fokus pada nasib rakyat dan turut serta membantu pemerintah dalam penanganan wabah virus yang merupakan tanggubgjawab kita bersama ini.

“Mengingat, ancaman wabah Covid-19 itu nyata dan dapat nenimpa siapa saja. Bahkan, virus Corona tersebut tak mengenal waktu dan tempat akan menyerang siapa saja,” timpalnya.

Dari pada ributkan soal warna pesawat kepresidenan, alangkah indahnya semua elite di negeri ini pintah Gardi, turun dan iklas saling bahu-membahu. Lihatlah perjuangan para tenaga kesehatan, menangani wabah virus agar secepatnya berlalu.

“Semuanya untuk bersama – sama kembali menata pemulihan kehidupan normal  perekonomian untuk membantu kesusahan rakyat yang terpuruk akibat Covid-19,” terangnya.

Gardi berharap, elite politik dapat  meredam sementara nafsu politik dalam suasana hampir seluruh negara mengalami kesulitan akibat  Covid-19 tersebut.

“Tahan dulu birahi politik, apalagi untuk memainkan  dan menarik – narik situasi prihatin ini ke tahun politik 2024 mendatang,” timpalnya.

ICK khawatir, para elite bangga bisa buat panggung politik dengan ribut saling klaim kekuatan partai unjuk gigi di atas. Sementara rakyat di bawah kehilangan kendali dalam menopang ekonomi keluarganya, sehingga memunculkan  tindakan kejahatan yang berakibat terjadinya gangguan Kamtibmas.

“Ini bisa terjadi kalau masyarakat akan semakin muak dengan mudah terprovokasi melihat elite  ribut terus, dan mereka (masyarakat) yang kian terhimpit ekonominya akan mencari dengan cara mereka sendiri seperti, timbulnya kejahatan jalanan, dan maraknya curanmor, curas atau kejahatan konvensional lainnya,”tuturnya.

Sebelumnya, Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono menjelaskan pesawat Kepresidenan I telah mendapatkan perawatan berupa pengecetan ulang berwarna merah-putih.

Menurut Heru, hal itu disesuaikan dengan warna bendera Indonesia dan dalam rangka memperingati HUT ke-76 RI. “Merah putih sesuai warna bendera RI. Iya HUT RI,” ujar Heru, Selasa (3/8/2021).

Dijelaskannya, pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) itu sudah berusia tujuh tahun. Sehingga secara teknis memang harus memasuki perawatan besar.

“Itu harus dilakukan untuk keamanan penerbangan,” katanya.

Heru menuturkan, untuk cat pesawat memang sekalian diperbarui, karena sudah waktunya untuk diperbaharui. Pilihan warnanya adalah warna kebangsaan, yakni merah putih atau warna bendera nasional.

Heru juga mengonfirmasi bahwa biaya pengecatan pesawat yang ditaksir mencapai Rp2 miliar tersebut benar. “Iya plus minus segitu. Itu untuk pesawat BBJ2 saja ya,” tambahnya.

Persoalan cat ulang pesawat kepresidenan ini menjadi sorotan warganet di dunia maya. Warganet mengkritisi pengecatan ulang pesawat kepresidenan yang dinilai memboroskan anggaran negara di masa pandemi Covid-19. Hal ini semakin tajam, para elite politik banyak ikut bicara mengkritisi perubahan warna pesawat.

“Soal warganet kita maklumi. Tapi elite politik seyogyanya tidak ikut-ikutan hingga menuai polemik. Apalagi sampai menimbulkan kegaduhan di kalangan elite di negeri ini. ICK cuma berkepentingan, pikirkan nasib rakyat, jangan sampai rakyat mencari jalan sendiri-sendiri, hingga munculnya gangguan Kamtibmas. Semua berkewajiban menjaga Kamtibmas agar tetap berjalan baik,”tutupnya. (Ulis/Gomes).

 143 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *