Jaksa Tahan Dua Tersangka Korupsi BRI Pangkalpinang

  • Share

Pangkalpinang, Deteksionline.com-Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Pangkalpinang menyerahkan Dua tersangka dan Barang Bukti (BB) kasus tindak pidana korupsi Pemberian fasilitas kredit 47 debitur Bank BRI kepada Tim Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Pangkalpinang, Jum’at (28/5/2021)
Kedua tersangka tersebut yakni Firman als Asak dan M. Redinal  Airlangga.

Kepala Kejaksaan Negeri Pangkalpinang Jefferdian, SH, MH mengungkapkan kedua tersangka diduga melakukan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dalam Pemberian Fasilitas Kredit Bank BRI dan  Perpanjangan Kredit Modal Kerja (KMK) CV. Hayxellindo Putra Jaya pada tahun 2019 sebesar Rp 3.500.000.000,00

“Selanjutnya  Firman als Asak akan diserahkan ke rumah tahanan Polres Pangkalpinang selama 20 hari  dengan nomor Registrasi Tahanan No.:RT-05/L.9.10/Ft.1/SPP/05/2021)

Sementara tersangka lainnya M. Redinal  Airlangga dilakukan penahanan dalam perkara lain terhitung mulai tanggal 28 Mei 2021 sampai dengan tanggal 16 Juni 2021” kata Jefferdian.

Kedua tersangka melanggar pasal Primair Pasal 2 ayat (1) Jo. Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHPidana, Subsidiair Pasal 3 Jo. Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHPidana, Lebih Subsidiair Pasal 9 Jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Kedua tersangka terancam hukuman maksimal seumur hidup atau paling singkat 4 (empat tahun) dan paling lama 20 tahun dan Pidana Denda paling sedikit Rp.200.000.000,- (dua ratus juta rupiah) dan Paling Banyak Rp.1.000.000.000,- (satu milyar rupiah) serta membayar uang pengganti sebesar kerugian negara (Dedy)

 155 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *