Palsukan Surat Bebas Covid, 7 Tersangka Di Amankan Polres Pelabuhan Tanjung Periuk

  • Share

JAKARTA,Deteksionline.com – Palsukan surat keterangan bebas Covid-19, tujuh tersangka diamankan polisi. Mereka diantaranya berinisial, JA (20), MRL (19), NA (19), AR (19), MR (19), SD (19), dan SM (19).

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priuk Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Putu Kholis Aryana mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal, usai pihaknya melakukan pengawasan ketat di Pelabuhan Kali Adem Muara Angke Jakarta Utara.

Dimana Pelabuhan Kali Adem Muara Angke tersebut merupakan titik berkumpulnya, para penumpang yang hendak berwisata ke Pulau Seribu.

“Awalnya petugas mencurigai dengan surat bebas Covid yang dimiliki ke tujuh tersangka itu, dimana dalam surat bebas covid ini ada bekas scan dan tanda hitam saat pelaku melakukan scan,” kata AKBP Kholis saat menggelar press release di Polres Pelabuhan Tanjung Priuk Jakarta Utara, Jumat, (21/05/2021).

Saat dilakukan interogasi, kepada polisi tersangka mengaku bahwa surat swab bebas covid palsu itu dibuat oleh salah seorang tersangka berinisial JA.

“Sebab, mereka ini adalah satu almni yang berasal dari satu sekolah yang terdapat di DKI Jakarta,” tambahnya.

Senada dengan Kapolres hal serupa juga disampaikan oleh Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP David Kanitero. David menjelaskan, dalam melancarkan aksinya, dimana tersangka JA ini memalsukan surat bebas covid dengan cara mengscan surat bebas covid yang dikeluarkan oleh Apotik Royal  yang dimilikinya.

Sebab, pada bulan Mei 2021 lalu, JA sempat melakukan tes swab di Apotik Royal, praktek dokter bersama yang berada didaerah Bogor Jawa Barat, dan hasilnya negatif.

“Modusnya dari JA ini adalah JA melakukan pemeriksaan swab test Covid-19 di sebuah apotek di daerah Bogor, Jawa Barat pada Mei 2021,” kata David.

Sehingga, berbekal surat asli bebas Covid miliknya itu, tersangka JA melakukan scanning menjadi gambar yang dapat diedit pada komputer dan memperbanyak untuk rekan-rekannya,” lanjut David.

Sementara itu, dokter praktek bersama Apotik Royal, Stefan Satria sangat menyayangkan apa yang dilakukan oleh para tersangka dengan memalsukan surat hasil swab palsu tersebut. Dimana dalam surat palsu swab tersebut juga mencantumkan nama Apotik Royal yang terdapat pada 6 lembar surat bebas Covid palsu ini.

Stefan hanya mengakui bahwa surat yang dikeluarkan oleh pihak Apotik Roya tersebut hanya satu yaitu milik tersangka JA dan hasilnya negatif,” tandasnya.

Selain tersangka, polisi turut menyita beberapa barang bukti dari tangan pelaku antara lain berupa 1 unit printer, 1unit laptop, 6 lembar surat hasil pemeriksaan swab test Covid-19 antigen  palsu dan 1 lembar surat hasil pemeriksaan swab test Covid-19 antigen asli. (Gomes).

 129 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *