Bantu Ekonomi Para Pelayan Transportasi Bus AKAP Selama Larangan Mudik, Kapolda Metro Bagikan Bingkisan Lebaran

  • Share

JAKARTA,Deteksionline.com – Cek langsung larangan mudik serta Bus berstiker khusus boleh angkut penumpang non-mudik, stiker angkutan AKAP yang terbatas di Terminal Pulogebang, Jakarta Timur, Kapolda Metro Jaya bagikan semboko kepada awak bus.

Dalam pengecekan ke Terminal Pulogebang tersebut, Kapolda Metro Jaya, didampingi Kodim 0505/Jakarta Timur, Dandim 0505/JT Kolonel Kav Rahyanto Edy Yunianto, Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol, Erwin Kurniawan dan juga Wakil Walikota Jakarta Timur.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol, M. Fadil Imran mengatakan, sebagai bentuk rasa empati dan perhatian kami dari Polda Metro Jaya, dengan situasi pandemi covid 19 yang berdampak kepada Bapak – bapak yang bekerja di bidang transportasi darat khususnya Bus antar Kota, antar Provinsi, saya bagikan bingkisan lebaran untuk semua saudara dari awak Bus yang terdampak dengan adanya pelarangan mudik di lebaran tahun 2021 ini.

“Saya bersama tim dari Polda Metro Jaya ada sedikit bingkisan lebaran, mudah-mudahan ini bermanfaat buat bapak ibu keluarga dirumah sedikit menjadi penghibur hati dengan situasi seperti ini,” kata Irjen Fadil di Terminal Pulogebang Jakarta Timur, Kamis, (05/05/2021).

Kendati demikian, bahwa ini bukan sesuatu yang mudah untuk dilalui oleh Bapak- bapak semuannya, dan saya sangat memahami perasaan Bapak-bapak semuanya.

Apalah artinya kita ada penghasilan kalau kemudian kita jatuh sakit. Saya kira layanan – layanan yang Bapak berikan selama ini sudah bagus bagi saudara – saudara kita yang di Jakarta untuk mudik ke kampung halamannya.

“Dengan adanya larangan mudik ini bukan berarti pemerintah tidak sayang kepada kita justru sebaliknya sangat sayang kepada warga masyarakatnya,” terang Fadil.

Dengan adanya pandemi Covid-19 yang masih melanda dibelahan dunia ini lanjut Fadil, maka munculah berbagai aturan tentang keluar rumah yang harus dibatasi.

Kita ketahui bersama bahwa dampak dari pandemi Covid-19 ini tengah melanda diseluruh belahan dunia, jadi tolong jangan ada salah paham ya Ini bukan hal yang mudah tapi ini adalah jalan terbaik untuk kita semua.

“Saya sangat berempati atas situasi ini di mana bapak tidak bisa mendapatkan penghasilan yang lebih. Namun, pada saat situasi lebaran ini adalah Puncak penghasilan bagi para PO. Bus dan Supir AKAP,” tandasnya.

Untuk diketahui sebelumnya layanan antar Kota antar Provinsi atau Bus AKAP dilarang beroperasi selama masa larangan mudik Lebaran 2021 pada 6 – 17 Mei, kecuali, Bus berstiker khusus. Sebab,Bus yang Beroperasi saat larangan nudik itu akan diberikan Stiker Khusus.

Bus berstiker khusus itu bukan untuk mengangkut pemudik, tapi membawa penumpang yang sesuai aturan boleh melakukan perjalanan selama larangan mudik.

Pengecualian larangan mudik diberlakukan bagi masyarakat dengan kepentingan tertentu seperti mereka yang bekerja atau perjalanan dinas untuk ASN, Pegawai BUMN, Pegawai BUMD, TNI, Polri, Pegawai swasta yang dilengkapi dengan surat tugas dengan tandatangan basah dan cap basah dari pimpinannya.

“Seperti, kunjungan keluarga yang sakit, kunjungan duka anggota keluarga yang meninggal dunia, ibu hamil dengan satu orang pendamping, kepentingan melahirkan maksimal dua orang pendamping dan pelayanan kesehatan yang darurat,” terangnya.

Sementara itu, penyampaian dari Kadishub DKI Jakarta Syafrin Liputo, bahwa substansinya, bus yang memiliki stiker tetap tidak boleh mengangkut pemudik, hanya boleh mengangkut penumpang dengan persyaratan tertentu seperti ketentuan dari SE Satgas Nomor 13/2021 dan PM Nomor 13/2021.

,”Bus dengan stiker khusus dari Dinas Perhubungan (Dishub) tersebut boleh mengangkut penumpang untuk mengakomodasi mereka dibolehkan melakukan perjalanan tersebut,” tandasnya. (Gomes).

 166 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *