Bahas Perkebunan Sawit, DPRD Bangka Rapat Dengan Beberapa Kades

  • Share

Bangka, Deteksionline.com-Kepala Desa Bukit Layang, Andry berharap pemerintah pusat seperti Menteri terkait hingga Presiden RI Joko Widodo untuk bersikap tegas dengan perusahaan perkebunan kelapa sawit yang tidak memberikan kontribusi kesejahteraan kepada masyarakat.

Dan untuk Pejabat terkait tidak mudah memberikan sebuah bentuk perizinan tanpa “Clear And Clean areal.”,hal itu dikatakan kepada wartawan di Hotel Tanjung Pesona Sungailiat..Kamis (1/4).

“PT THEP mengembangkan ribuan hektar perkebunan sawit sampai saat ini belum sekalipun memberikan kontribusi kesejahteraan kepada rakyat Desa Bukit Layang dan sekitarnya,” ucap Andry dalam rapat dengan DPRD Kabupaten Bangka.

Bahkan menurut Andry, keberadaan  Perkebunan Sawit PT THEP berimbas infrastruktur jalan desa semakin rusak akibat muatan kendaraan kelapa sawit yang melebihi kapasitas, salinan Izin lokasi, izin prinsip serta HGU (Hak Guna usaha) tdk Ada arsip di Desa.

“Keberadaan perkebunan itu memperparah rusaknya jalan desa dan lebih parah lagi sampai saat ini tidak ada salinan foto copy yang diserahkan oleh PT THEP kepada pihak desa, jadi kami tidak tau berapa luas IUP mereka,” ungkap Andry.

Andry menganggap PT THEP tidak transparan kepada pemerintah desa sebagai ujung tombak pemerintah daerah sebagai contoh tidak pernah dilibatkan dalam berbagai hal baik penyaluran CSR maupun penyerapan tenaga kerja dll.baru kali ini diundang membahas penyaluran dana sosial tersebut. Dalam undang-undang nomor 6 tahun 2014, Desa sdh diakui legalitasnya. CSR dari perusahaan dapat disalurkan kepada masyarakat baik berupa uang tunai maupun dalam bentuk pembangunan.

Khusus untuk tenaga kerja menurut Andry sesuai amanat undang undang harus mengedepankan masyarakat lokal, sementara untuk SDM masyarakat lokal dapat diberikan pembinaan dan pelatihan sehingga mampu menguasai pekerjaannya.

“Dirinya juga kecewa karena desanya yang menjadi salah satu desa terdampak pengembangan usaha PT THEP tidak dimasukan dalam 16 desa sasaran penerima program CSR tahun 2021,” sesal Andry.

Sementara Manajer Estate PT THEP Seo Jinwon enggan memberikan keterangan kepada wartawan terkait sikap sejumlah kepada desa di wilayah usaha perusahaannya.

Menanggapi keluhan – keluhan beberapa Kepala Desa di Kabupaten Bangka, Komisi 3 DPRD Kabupaten Bangka akan melakukan rapat  ..(mn)

 266 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *