Bentuk Dua Tim Khusus, Polda Metro Jaya Amankan Mobil Porsche Yang Terobos Jalur Trans Jakarta

  • Share

JAKARTA,Deteksionline.com – Usai viral di media sosial kala terobos jalur Trans Jakarta, mobil mewah dengan nomor polisi B 2240 MA berhasil diamankan Polda Metro Jaya. Bahkan, polisi sempat kesulitan ketika mengamankan mobil Porsche Boxster ini.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, untuk mengungkap siapa pelaku dan pengendara yang nekat terobos pada jalur trans jakarta yang belakangan viral di media sosial itu, pihaknya membentuk dua tim khusus.

Tim pertama tugasnya menelusuri data di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Sementara tim kedua, menelusuri data yang ada di kami. Sebab, mobil Porsche Boxster dengan pemilik berinisal BIK itu tercatat di Ranmor Polda Metro Jaya.

“Setelah ada kecocokan data dari kedua tim khusus bentukan Dirlantas PMJ tersebut, alhasil pada Sabtu (24/04/2021), polisi mendatangi alamat rumah pemilik mobil, dan menyita barang bukti mobil mewah berwarna putih ini,” kata Sambodo di Kantor Subdit Gakkum Dilantas Polda Metro Jaya Pancoran, Jakarta Selatan, Senin, (26/04/2021).

Ketika akan menyita barang bukti di kediaman pemilik mobil lanjut Sambodo, pengendara sempat tak kooperatif saat diinterogasi polisi. Namun polisi memiliki data yang valid berkat rekamanan CCTV dan data base yang ada di Ranmor Polda Metro Jaya, pengendara belakangan baru mengakui perbuatannya.

“Jadi berdasarkan hasil rekaman cctv di dalam kabin bus kemudian cctv yang ada di transjakarta menunjukan identitas pengemudi B 2204 MA, diketahui bahwa pemilik yang lakukan pelanggaran adalah putri atau anak pemilik kendaraan berinisial AS,” terangnya.

Kepada AS dilakukan penindakan tilang, dengan diherat Pasal 287 ayat 1 undang – ubdang lalu lintas nomor 22 tahun 2009. Kemudian, AS juga diminta untuk membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbutannya.

“Pelanggar dikenakan sanksi hukum dengan tilang pasal 287 ayat 1 uu nmr 22 tahun 2009, yaitu setiap orang yg mengemudikan kendaraan bermotor di jalan yang melanggar perintah atau larangan yg dinyatakan dengan rambu lalu lintas sebagaimana pasal 186 ayat 4 huruf a, atau marka jalan Pasal 106 dipindana paling lama dua bulan atau denda paling banyak 500 ribu rupiah,” tutupnya. (Ulis/Gomes).

 47 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *