Ditjen Minerba Kementerian ESDM Geruduk Gudang Zirkon PT CAL di Pagarawan

  • Share

Pangkalpinang, deteksionline.com- Usai membongkar Delapan Kontainer milik PT Cinta Alam Lestari ( CAL) yang bermuatan 200 ton Zirkon di Pangkalbalam, Tim Direktorat Jendral Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM menggeruduk gudang PT CAL di Desa Pagarawan Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka, Minggu (4/4/2021).

Pantauan awak media, Tim Ditjen Minerba) Kementerian ESDM didampingi Komisi VII DPR RI dan Ditreskrimsus Polda Babel Kombes Haryo Sugihartono melakukan pemeriksaan gudang PT CAL di Desa Pagarawan itu.

Dirkrimsus Polda Babel, Kombes Pol Haryo Sugihartono menyampaikan, pihaknya ditugaskan untuk melakukan pendampingan kunjungan kerja Ditjen Minerba untuk melakukan pengambilan sample Zirkon milik PT CAL yang akan di ekspor ke Fujian Cina.

“Supaya informasi yang ada di media itu nanti bisa dijadikan semacam pembandingan kebenaran atau ketidakbenaran, jadi nanti sample itu akan dibawa ke laboratorium yang ada di Bandung, ”ujar Haryo.

Selain itu, dia melanjutkan, pihaknya juga akan ikut mendampingi Ditjen Minerba untuk melakukan penelusuran asal usul barang dan IUP OP PT. CAT.

“Pasti kita ikut mendampingi, itu bagian dari tanggung jawab kita ada tamu kunjungan utusan negara,” tandasnya.

Sebelumnya diketahui, Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman meminta Kantor Pengawasan Pelayanan Bea dan Cukai Pangkalpinang agar tidak memberikan izin ekspor terhadap komoditi milik PT Cinta Alam Lestari.

Pasalnya, Delapan Kontainer yang berisikan 200 Ton Pasir Zirkon milik PT Cinta Alam Lestari diduga terdapat kandungan material lain yang belum sesuai standar ekspor.

“Kami minta pihak Bea Cukai mencabut izin eksportir milik PT Cinta Alam Lestari,” imbuh Bang ER panggilan akrabnya.

“Sebab, pasir zirkon ini belum di murnikan atau masih bercampur dengan monazit yang sangat kita larang untuk di ekspor.”ujar Gubernur Babel.

Dijelaskan Erzaldi, Pasir Zirkon yang boleh di export kalau sudah memenuhi kadar 65,5 persen sesuai dengan ketentuan yang telah di keluarkan oleh ESDM dan Kementerian Perindustrian.

” Karena Perda nya sudah jelas, terakhr mulai Januari tahun 2021 bahwa Pasir Zirkon yang keluar harus melalui pemurnian sampai 65,5 persen. PT Cinta Alam Lestari akan kita periksa, untuk mengenai sanksi kita merujuk pada aturan yang sudah ada.”jelas Bang ER kembali.

Awalnya ada Delapan Kontainer Zirkon dengan berat muatan 200 ton Pasir Zirkon di Pelabuhan Pangkalbalam yang hendak dikirim ke Fujian China menjadi perhatian publik karena ditemukan adanya pelanggaran. Meski sudah mendapatkan laporan surveyor (LS) dari Sucofindo…(dedi)

 

 

 143 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *