Hati-Hati, Penipu Berkedok Mencari Tenaga Kerja Berkeliaran

  • Share

BEKASI, Deteksionline.com Masyarakat diminta berhati-hati atas tindakan dua penipu berkedok calo tenaga kerja, yang beroperasi di kawasan Cilengsi dan Tangerang bernama Fajar Cahaya Mulyana (FCM) dan Diding.

Dua calo tenaga kerja ini meraup uang sebesar Rp 103 juta dari para pencari kerja, tapi tidak ada satu pun pencari kerja yang masuk kerja. Ketika ditagih pengembalian uang kedua calo ini  berkata ringan, seolah tanpa dosa, bahwa uangnya sudah habis ikut dinikmati oknum ormas tertentu.

Cerita sepak terjang penipu berkedok calo tenaga kerja ini bermula ketika seorang koordinator lapangan tenaga kerja bernama Linggar berkenalan dengan Fajar, yang menjanjikan bisa memasukan  tenaga kerja di berbagai pabrik di Bekasi dan Tengerang.

Diding

Linggar yang merasa tertaarik atas janji Fajar berhasil mengumpulkan sekitar 30 orang pencari kerja dengan angka setoran dana bervariasi antara Rp 3 sampai Rp 5 juta, yang dananya kemudian disetor kepada Fajar.

Sejak April 2020 Fajar telah menerima setoran sebanyak Rp 103 juta baik melalui transfer rekening bank online maupun setoran langsung dari Linggar.

Tetapi sampai Juli 2020, tak ada satupun tenaga lerja yang tersalur, sehinga Linggar dan sekitar 30 pencari kerja merasa tertipu.

Sudah berulang kali Linggar mendatangi Fajar menuntut pengembalian uang tapi Fajar selalu berjanji.Tercatat ada dua kali surat perjanjian dibuat Fajar yang bersedia mengembalikan uang, tetapi janjinya tak pernah ditepati meskipun surat perjanjian dibuat dbubuhkan materai.

Fajar yang dihubungi mengakui telah menerima dana dari Linggar sebesar Rp 103 juta. Tapi. Katanya, dana tersebut diserahkan kepada Diding Rp 85 juta. “Uang itu sama Diding, Saya juga ditipu oleh Diding,” kata Fajar. “Kata Diding uang tu sudah habis dibagikan kepada oknum ormas,” tambahnya lagi.

Linggar yang dikejar pencari kerja terpaksa mengembalikan sebagain besar dari uang yang diakan Fajar, dan sudah melayangkan dua kali somasi yang diketahui ketua RT tempat Fajar tinggal. Tetapi somasi tersebut diabaikan sehingga berencana melaporkan kasus pemipuan ini ke polisi.

 

Sementara Diding yang mengaku sebagai pemilik LPK “TT” di kasawam Cengkareng, Kalideres, Jakarta Barat yang dikonfirmasi melalui pesan WA tak menjawab.

 

Penulis: Isyam

 

 248 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *