Hindari Pemalsuan Buku KIR elektronik, 25 BPTD Dilengkapi e-Blu Reader

  • Share

BEKASI.Deteksionline.com–Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyerahkan e-Blu Reader kepada 25 Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD), Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) dan Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI-STTD). Acara serah terima dilangsungkan di Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI-STTD) Bekasi, Rabu (17/2).

e-BLU Reader ini merupakan alat identifikasi bukti lulus uji elektronik, sebagai pendukung pelayanan penerbitan Bukti Lulus Uji Elektronik (BLUe). “Alat ini dapat membantu mempermudah pengawasan terhadap maraknya pemalsuan Bukti Lulus Uji Berkala Kendaraan Bermotor oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiyadi.

Menurut Budi Setiyadi, pemalsuan Bukti Lulus Uji Berkala Kendaraan Bermotor atau KIR ini sangat merugikan masyarakat dan pemilik kendaraan yang tidak mengetahui adanya pemalsuan BLUe tersebut dan sangat berdampak terhadap terjadinya kecelakaan.

“Dengan adanya serah terima e-BLU Reader ini, Ditjen Perhubungan Darat akan terus berupaya membangun program-program untuk meningkatkan keselamatan dan pelayanan yang lebih cepat, transparan, akuntabel, dan terintegrasi,” ujar Budi Setiyadi.

Bersamaan dengan acara serah terima e-BLU Reader juga dilakukan penyerahan secara simbolis Retro Reflector Meter, Kendaraan Uji Keliling, dan Kendaraan Operasional untuk Peningkatan Pelayanan Bidang Sarana.

Direktur Sarana Transportasi Jalan, M. Risal Wasal mengatakan, Retro Reflector Meter adalah alat yang bertujuan untuk membantu memastikan alat pemantul cahaya yang terpasang pada kendaraan sesuai dengan Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Darat.

Ada sebanyak 26 unit Retro Reflector Meter diserahkan kepada BPTD (Balai Pengelola Transportasi Darat), Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB), dan Kepolisian Republik Indonesia.

Selain itu juga dilakukan penyerahan Unit Pemeriksa Laik Fungsi Kendaraan Bermotor Non Statis atau disebut dengan Kendaraan Uji Keliling sebanyak lima unit kepada BPTD Wilayah XIII Provinsi NTT, BPTD Wilayah XIV Provinsi Kalimantan Barat, BPTD Wilayah XX Provinsi Sulawesi Tengah, BPTD Wilayah XXII Provinsi Sulawesi Utara, dan BPTD Wilayah XXV Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat.

Serta penyerahan sebanyak 30 unit kendaraan operasional untuk peningkatan pelayanan bidang sarana kepada Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) dan Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB).

Budi Setiyadi meminta kepada para Kepala BPTD dan jajarannya untuk segera menindaklanjutinya dan bekerjasama dengan Dinas Perhubungan setempat untuk segara mengoperasikan, seperti Kendaraan Uji Keliling yang diberikan untuk meningkatkan kinerja dan keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. (Imd).

 265 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *