Diduga Mencuri Kayu  Milik Perhutani, Seorang Petani Harus Mendekam di Balik Jeruji

  • Share

Tulungangung, deteksionline.com- Seorang warga yang diketahui bekerja sebagai petani diduga telah mencuri kayu jati milik Perum Perhutani Tulungagung yang untuk itu pihaknya terancam hukuman penjara 5  tahun,”  , kata Kasubag Humas Polres Setempat Tri Sakti, Rabu ,17 februari  2021

Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto melalui Kasubbag humas Polres Tulungagung Tri Sakti menjelaskan, penangkapan dilakukan oleh Pihak Perhutani dengan anggota dari Polsek Kalidawir

Diketahui bahwa pelaku tersebut  adalah seorang pria yaitu LB(39),tahun warga asal Desa Ngubalan Kecamatan Kalidawir Kabupaten Tulungagung yang kesehariannya hanya sebagai buruh tani, Pelaku nekat mencuri Pohon jati untuk digunakan memperbaiki rumahnya.

Kasus pencurian kayu milik Perhutani ini terungkap, berdasarkan laporan yang disampaikan masyarakat setempat,yang mencurigai adanya tumpukan kayu jati jenis gelondongan di salah satu rumah warga yang diduga milik perhutani” Jelas Tri Sakti

Menanggapi informasi dari masyarakat tersebut Petugas Kepolisian selanjutnya berkoordinasi dengan polisi Hutan dan langsung melakukan pengecekan dilapangan,

“Alhasil berdasarkan pemeriksaan bersama yang dilakukan Polsek Kalidawir dengan Polhut , kayu jati itu memang milik Perhutani yang dititipkan Pelaku disalah satu rumah warga ” terang Tri Sakti

Petugas selanjutnya mendatangi LB dan memintai keterangan. Dari hasil pengakuannya kayu tersebut diperoleh dengan menebang 4 pohon di lahan milik perhutani.

” Selain mengamankan kayu jenis jati, polisi juga menemukan sebuah gergaji manual, dan sebuah kapak yang diduga milik pelaku untuk menebang pohon tersebut” Pungkas Tri Sakti

Menurut Kasubag Perhutani , Rabu,16/2/2021 jumlah kayu jati yang dicuri  tersebut yaitu  4 pohon  yang terdiri r21 potongan dari Petak 2 a dan petak 3 a RPH Ngubalan BKPH Rejotangan BH Blitar KPH Blitar turut tanah LMDH Kucur Permai masuk Desa” Ngubalan Kecamatan Kalidawir. itu sebanyak 167 batang atau 7,945 meter kubik.

” Yang jelas Kami belum mengetahui secara pasti berapa jumlah kerugian material akibat pencurian itu,”.Ungkapnya

Guna mempertanggung jawabkan akibat semua perbuatannya kini pelaku ditahan di Mapolsek Kalidawir dan tersangka akan dijerat dengan pasal 83 ayat 1 huruf b, pasal 12 huruf e, pasal 82 ayat 1 huruf b, pasal 12 huruf b, dan Undang Undang Kehutanan Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara…(Efan)

 207 total views,  2 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *