AKBP Muat Siap Berperang Dengan Pekat Yang Mengganggu Keamanan di Mentawai

  • Share

Mentawai, deteksionline.com- Kapolres Kepulauan Mentawai AKBP Muat SH MH yang berperang melawan penyakit masyarakat (Pekat) yang mengganggu keamanan masyarakat Mentawai.

Pernyataan tersebut disampaikan Kapolres Mentawai saat menyampaikan pengungkapan kasus judi Bola Bilyard, diruang kerjanya, Selasa (16/2). Kapolres menjelaskan, “Soal penangkapan dan penahanan 9 orang pemain judi bola bilyard yang di ringkus Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mentawai saat melakukan patroli di wilayah Sioban, Kecamatan Sipora Selatan pada hari Sabtu 13 Februari 2021”, jelas AKBP Muat.

Lanjutnya, Kapolres sudah perintahkan kepada Kasat Reskrim, Iptu Irmon, SH MH agar siapa saja yang terlibat dalam perjudian tersebut harus di tangkap.

“Siapa saja yang terlibat harus ditangkap dan ditempatkan sesuai hukum yang berlaku, agar menjadi cambuk di kemudian hari pada oknum masyarakat yang bermain haram tersebut”, tegas AKBP Muat kembali.

“Dan saya komitmen memberantas penyakit masyarakat, apapun bentuknya, Polisi senantia melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat, dengan keikhlasan, mewujudkan keamanan dan ketertiban”, tambahnya.

6 bulan bersama di Kepulauan Mentawai, Kapolres AKBP Muat SH MM, sudah menorehkan prestasi yang tinggi, anak buahnya yang sangat solid, sudah berhasil melakukan penangkapan Narkoba (ganja, sabu-sabu), pelaku percabulan dan serta pelecehan seksual, penangkapan Kapal Pengeboman Ikan di perairan Pulau Sipora, dan sekarang perjudian perjudian billyar yang pelakunya adalah oknum Sekretaris Desa Sioban, Kepala Dusun, Pol.PP dan tenaga honor, lainnya, dan juga buruh bangunan serta nelayan.

 

Sementara referensi, deteksionline.com, perjudian bermain bola billyard di Desa Sioban Dusun Takuman Kecamatan Sipora Selatan itu sudah bertahun-tahun dan sudah pernah ada teguran dari masyarakat, namun tidak diindahkan oleh pelaku.

Sementara itu Pdt. Er Sapalakkai, S.IP. tokoh masyarakat Mentawai, sangat menghargai kinerja Kapolres, AKBP Muat, SH.MM, dalam menegakkan hukum hal itu sangat kita dukung, karena untuk memberikan pembinaan kepada masyarakat, dan juga anggotaantas segala macam penyakit masyarakat, yang merugikan diri sendiri serta orang lain.

“Harapan saya kepada penegak hukum di Kepulauan Mentawai dalam hal-hal penyakit masyarakat yang terjadi saat ini dalam situasi Covid-19 yang belum selesai, agar diberikan pembinaan, bila tidak bisa di bina, yah boleh dibinasakan saja karena perbuatan mereka”, kata Er Sapalakkai yang sudah pernah tinggal 3 periode anggota DPRD Kepulauan Mentawai … (delau)

 744 total views,  3 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *