Terkait Kedatangannya ke Disnaker Prov, Ombudsman Perwakilan Babel Belum Memberikan Keterangan

  • Share

Babel, deteksionline.com – Kedatangan Tim pemeriksaan Ombudsman Perwakilan Bangka Belitung kekantor Dinas Tenaga Kerja Provinsi Bangka Belitung, Jumat (29/1) masih menyelimuti misteri.

Pasalnya sampai saat ini Ombudsman Perwakilan Babel belum memberikan keterangan apa-apa terkait hal itu.

Berkali-kali Deteksi Online melayangkan konfirmasi kepada pihak Ombudsman Perwakilan Babel melalui Shulby Yozar Ariadhi terkait kedatangannya pada Jumat (28/1) ke Dinas Tenaga Kerja Provinsi Babel itu.

Namun sangat disayangkan sebagai pejabat publik  Shulby Yozar Ariadhi tidak menanggapinya, padahal kewajiban pejabat publik untuk menjawab konfirmasi dari media karena media bekerja dilindungi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999.

Sementara itu PH Ahda Muttaqin, kedatangan Ombudsman kekantor Dinas Tenaga Kerja adalah untuk menindaklanjutkan laporannya, bukan pemeriksaan rutin seperti pengakuan Harrie Patriadie Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Bangka Belitung.

Ahda Muttaqin kepada Deteksi Online, Minggu (30/1) saat menjawab konfirmasi Deteksi Online prihal laporannya kepada Ombudsman Provinsi Bangka Belitung yang tidak diproses oleh Disnaker Provinsi Bangka Belitung.

“Laporan ke Ombudsman terkait lamanya proses penyelesaian pengaduan saya ke Disnaker provinsi masalah pembinaan dan pengawasan terhadap PT Anugerah Sukses Mandiri, PT Alam Makmur Semesta dan CV  Mitra Sukses Abadi”, terang Ahda.

Ia mengatakan, lamanya penyelesaian proses laporan itu sudah selama 7 Bulan yang lalu, sampai saat ini belum diproses.

” Laporan saya sejak Bulan Mei 2020″, ungkap Ahda juga.

Sementara pihak Disnaker Provinsi Bangka Belitung kelihatannya tidak terbuka kepada media apa yang dipermasalahkan oleh Ombudsman Perwakilan Bangka Belitung sehingga Ombudsman menurunkan Tim Pemeriksa.

Menurut Harrie , Ombudsman hanya memberikan masukan dan saran terkait SOP saja.

” Itu hanya Permintaan klarifikasi.. agar kami melaksanakan masukan saran dari Ombudsman..
1. Membuat SOP.
2. Berkomitmen terhadap pelaksanaan Sop pengawasan”, sebut Harrie kepada Deteksi Online, Jumat (29/1)…(tim).

 217 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *