Kasus Dugaan Korupsi Pembiayaan Ubi Casesa Diduga Melibatkan Pejabat Teras

  • Share

Babel, deteksionline.com – Korupsi merupakan musuh terbesar kita dan efeknya sangat mensengsarakan rakyat.
Seseorang terdorong untuk melakukan tindak pidana korupsi karena ingin memiliki sesuatu namun pendapatannya tidak memungkinkan untuk mendapatkan yang diinginkan tersebut.

Biasanya korupsi dari faktor kebutuhan ini dilakukan oleh orang-orang bersentuhan langsung dengan pengelolaan keuangan.

Demikian pula dengan faktor tekanan, biasanya dilakukan karena permintaan dari kerabat atau atasan yang tidak bisa dihindari.

Faktor tekanan ini dapat dilakukan oleh pengelola keuangan, juga oleh pejabat di lingkungan instansi pemerintah.

Sedangkan faktor kesempatan, biasanya diatur oleh pemegang kewenangan kewenangan dan kewenangan yang dimiliki untuk memperkaya diri. Meskipun cara untuk mendapatkan kekayaan tersebut melanggar undang-undang yang berlaku.

Demikian juga dengan rasionalisasi, biasanya dilakukan oleh pejabat tertinggi seperti bupati / walikota di tingkat kabupaten / kota atau gubernur di tingkat provinsi.

Pajabat yang melakukan korupsi ini merasa bahwa dia memiliki rumah mewah atau mobil mewah, orang lain akan menganggapnya rasional atau wajar karena dia adalah bupati atau gubernur.

Baru-baru ada kabar bahwa Pihak penyidik ​​Tipikor Polda Bangka Belitung telah menemukan dugaan adanya potensi kerugian negara yang besar dalam penyidikan atas dana pembiayaan petani Air Gegas dari bank BPRS (Bank Pembiayaan Rakyat Syariah) Bangka Belitung.

Dengan menggunakan total angka kerugian negara dari dana Belasan milyar rupiah itu, pihak penyidik ​​menggandeng auditor Badan Pemeriksaan Keuangan Pembangunan (BPKP).

“Kita libatkan ahlinya, berapa total kerugian negaranya. Saat ini tengah dihitung, ”kata Direktur Krimsus Polda Bangka Belitung, Kombes Haryo Sugihartono kepada awak media, Senin (25/1).

Dikatakan Haryo, kasus ini sudah dinaikan ke penyidikan. Pihak penyidik ​​juga sudah mengantongi pihak-pihak yang akan dijadikan calon tersangka. Oleh karena itu dalam waktu dekat akan ditentukan.

“Statusnya sudah dinaikan ke penyidikan. Saat ini sudah diperiksa kebenarannya (terhadap calon tersangka.red) belakangan ini mengerucut ke penetapan tersangka, ”ungkap Kombes Haryo lagi.

Berdasarkan info yang didapat, ada salah satu pejabat di Babel yang diduga terlibat kasus pembiayaan Ubi Kasesa tersebut, namun sampai saat ini pihak Kepolisian Polda Babel belum menjelaskan siapa saja yang akan ditetapkan menjadi tersangka …. (red / ez)

 610 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *