Yudas Sabaggalet : Pengelola Transportasi Antar Pulau di Mentawai Harus di Tenderkan

  • Share

MENTAWAI, deteksionline.com – Bupati Kabupatrn Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet menyampaikan Perusahaan yang transportasi laut antar Pulau harus melalui tender, tidak boleh penunjukan langsung (PL).

Hal itu disampaikan oleh Yudas Sabaggalet kepada Deteksi Online diruang kerjanya, Rabu (20/1).

“Tidak di PL kan, harus melalui prosedur tidak bisa begitu, tidak boleh benar,” kita ikuti sesuai prosedur, tidak boleh di tunjuk langusung tidak bisa, saya sudah bilang sama Kepala Dinas perhubungan, Tohab M Nababan, SH, kita bentuk harus panitia lelang segera lalu panitia bekerja membuat persyaratan dan di publikasikan disebarkan agar Perusahaan yang memenuhi syarat izin usaha angkutan laut di dalam Kabupaten (PP 20 Tahun 2010 tentang angkutan perairan, sesuai aturan yang berlaku sajalah “, terang Bupati Kepulauan Mentawai.

Lanjut Yudas, sistemnya tidak perlu melalui LPSE, cukup bentuk panitia khusus saja dari Pemda Kepulauan Mentawai.

“Cukup bentuk Panitia yang punya integritas dari Pemda Mentawai, setelah mendaftar direktur perusahaan, panitia menverifikasi, perusahaan yang mampu memenuhi persyaratan dari panitia, sesuai kemampuan aturan yang berlaku, baru kita okekan, kalau tidak memenuhi persyaratan tidak biasa di menangkan, begitu caranya”, sebutnya Mantan Anggota DPRD 1 Priode ini.

Terkait ada penambahan anggaran 6 Milyar untuk subsidi antara pulau?

“Kalau itu lain soal lah kalau itu, makanya kita cari orang yang benar-benar mampu tergantung kepada pemerintah Mentawai semua, makanya ada juga kemampuan daya perusahaan yang dikelola, tidak bisa begitu, yang mampu itu ada prosedur kriterianya”, tutur Yudas.

Yudas juga meminta maaf agar Kapal terus beroperasi untuk Kapal antara Pulau sampai penetapan pemenang tender?

“Kalau itu iya harus berlayar terus, kita usahakan pelayanan masyarakat tidak putus, karena itu adalah bagian pelayanan kita kepada masyarakat Mentawai antar pulau, kalau sekarang kan dari trasportasi kapal Mentawai – ke Padang sudah jelas lancar tidak ada masalah. Sekarang kan antar pulau saja itu juga harus terlayani, karena menurut Permendagri 90 sekarang kan tidak ada kewenangan kita mengelolah itu lagi harus diberikan kepada pihak lain yang Perusahaan BMN / BUMD “, katanya.

“Kemudian kalau konteksnya dunia pesaingan dengan persaingan itu, pasti berdampak pada pelayanan masyarakat, artinya kapal itu kan kita serahkan kepada mereka dan mereka yang harus tunduk, membuat inovasi baru bagaimana mereka bisa lebih baik untuk memberikan pelayanan sama masyarakat
logikanya begitu, kalau tidak di layani nah penumpang, kalau tidak ada penumpang tidak ada yang bayar “, tambah Bupati.

Namun saat yang disinggung terkait waktunya, Bupati katakan paling lama 2 Minggu.

“Waktu 2 Minggu lagi kan masih bisa kita kelola sampai proses ini ada orang yakin menang, kami harus kejar dalam waktu 2 Minggu ini harus tuntas”, tutupnya .. (delau).

 508 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *