Jangan Catut Nama Tokoh Untuk Serang FPI

  • Share

JAKARTA, Deteksionline.com-Pegiat Media Sosial, Darmansyah menyatakan bahwa  apa yang dilakukan para pendukung Jokowi mencatut nama seorang tokoh untuk menyerang kelompok lain bukti sudah kehabisan ide atau istilahnya tidak kreatif.

Oleh karena itu, ia menambahkan, para pendukung Jokowi dengan instan atau mau gampangnya saja mencatut nama tokoh lain seakan-akan mendukung gerakannya.

“Makanya mereka (pendukung Jokowi) mencatut nama Gus Mus,” paparnya.

Ia menegaskan, seharusnya para buzzer pendukung Jokowi dengan jantan dan terus terang saja berkampanye melawan atau menyerang FPI.

Selain tidak elok, budaya seperti ini jika dilestarikan tidak baik bagi pendidikan politik berbangsa dan bernegara. “Sebaiknya jika para buzzer pendukung Jokowi tidak suka akan keberadaan FPI, katakan langsung,” katanya. .

Tidak usah mencatut nama orang lain seakan-akan mendukung apa yang dilakukannya. Karena pada dasarnya yang dilakukan para pendukung Jokowi adalah lempar batu sembunyi tangan.

“Apalagi mencatut nama seorang sepuh seperti Gus Mus, dosanya luar biasa besar. Bisa kena azab yang tiada ampun. Tapi mungkin para buzzer pendukung Jokowi tidak takut dosa dan kena azab,” tandasnya.

sebagai informasi, di media sosial tengah ramai soal cuitan putri ulama sekaligus budayawan KH Mustofa Bisri atau Gus Mus, Ienas Tsuroiya, terkait dengan pencatutan nama ayah untuk menyerang FPI.  Ironisnya, pencatutan itu digunakan untuk menyerang organisasi kemasyarakatan (ormas) Front Pembela Islam (FPI).

“Dear para pendukung fanatik Pak Jokowi, buzzer atau bukan. Kalau kalian ingin berkampanye melawan FPI, lakukanlah dengan cara yang baik. Jangan mencatut nama Abah saya, KH. Mustofa Bisri (Gus Mus). Setidaknya sudah tiga tahunan ini kami dibuat repot gara-gara ulah kalian. Stop it!,” ujar Ienas melalui akun Twitter miliknya @tsuroiya, dikutip Senin (14/12/2020).

 307 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *