Amankan 39 Pelanggar Prokes, Dua Kafe Di DKI Jakarta Terancam Cabut Izin Operasional

  • Share

JAKARTA,Deteksionline.com – Langgar protokol kesehatan ditengah Pandemi Covid-19 dua kafe yang terdapat di Ibu Kota DKI Jakarta di segel polisi, serta izin usahanya terancam dicabut.

Penyegelan terhadap dua kafe tersebut dilakukan, lantaran kedapatan melanggar protokol kesehatan kala Tim ops gabungan dari TNI, Satuan Narkoba PMJ, dan Sat Pol PP serta Tim Pemburu Covid-19 menggelar razia di malam pergantian tahun, Kamis, (31/12/2020) malam.

“Di Kafe Koda di Sudirman 78 dan di Bunker di jalan melawai ini yang fatal betul, kerumunannya sudah cukup banyak dan tidak pakai masker, tidak jaga jarak,” kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol Mukti Juharsa, melaui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat, (01/01/2021).

Selain melakukan segel dan police line, Mukti berjanji akan memberikan rekomendasi kepada Satuan Pamong Pradja (Sat Pol PP) untuk mencabut izin operasional usaha terhadap Kafe Koda di Sudirman 78, dan D Bunker yang berloksi di jalan melawai tersebut.

“Akan saya buat rekomendasi kepada Pol PP untuk dicabut izinnya, ini melanggarnya terlalu nih, di sini ada 20 lebih berkerumun, tidak pakai masker, tidak jaga jarak dan waktunya sudah lewat seharusnya jam 7 malam tutup, tapi cafe – cafe lain tuutup semua ya, ini artinya melawan petugas ya,” tegasnya.

Alasan kafe tersebut tetap beroperasi diluar jam yang telah ditentukam itu kata Mukti,
Karena pihak pengelola dua cafe tersebut, tak mengetahui surat edaran dari Gubernur DKI Jakarta terkait aturan pembatasan jam operasional tempat hiburan malam yang terdapat di Ibu Kota DKI Jakarta, ditengah maraknya Pandemi Covid-19.

Padahal surat edaran Gubernur lanjut Mukti, sudah lama itu. Bahkan, kita juga sudah banyak melakukan sosialisasi dengan pengusaha – pengusaha dan sudah ngomong semua, bahwa kita tidak mematikan usaha mereka, tetapi mereka ikut aturan.

“Tugas kita adalah menekan covid di indonesia khususnya Jakarta supaya bisa turun drastis,” terangnya.

Dalam ops gabungan ini, sebanyak 39 orang berhasil diamankan, baik itu dari pengunjung kafe maupun pengelola kafe dan karyawan kedua kafe tersebut.

Di kafe Koda sendiri, kita amankan 8 orang pengunjung. Padahal, dalam list table ada 19 pengunjung, tapi yang baru hadir 8 orang.

“Pegawai dan manajernya kita bawa ke kantor jumlah 6 orang, jadi kita bawa ke kantor sebanyak 14 orang,” bebernya.

Sementara di kafe D Bunke kita amankan 25 orang. Jadi total jumalah yang kita amankan dalam ops gabungan malam pergantin tahun ini, mencapai 39 orang. Mereka semua sudah dibawa ke Polda Metro Jaya untuk dilakukan tes Swab.

“Dari 39 orang ini akan kita lakukan tes Swab anti gan, jika ada yang postif Covid-19, maka kita akan kirim ke Wisma Alit,” tutupnya.

(Ulis)

 447 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *