Kadis Perhubungan Mentawai: PT MAS Lakukan Ujicoba dan Tentukan Tarif Tiket Penumpang Tanpa Ada Izin Bupati

  • Share

Mentawai,deteksionline.com- Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Mentawai merasa kecolongan dengan kelakuan Kapal penyeberangan MV Mentawai Fast yang dikelola PT Mentawai Anugerah Sejahtera ( MAS ).

Pasalnya tanda ada izin dari Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai, perusahaan pelayaran PT Mentawai Anugerah Sejahtera (MAS) sudah melakukan pelayaran Ujicoba dan menentukan tarif tiket Kapal Penyeberangan MV Mentawai Fast sejak Tanggal 29 Desember 2020.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Mentawai Tohab M Nababan SH M Ev Dev merasa sedikit heran karena tidak mengetahui bahwa MV Mentawai Fast sudah menentukan tarif tiket dan melakukan pelayaran Ujicoba.

“Sekalipun itu Ujicoba tetapi seharusnya diketahui oleh Bupati Kepulauan Mentawai dan juga Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Mentawai belum pernah mengeluarkan surat perintah Ujicoba untuk pelayaran MV.Mentawai Fast, padahal Pemda Kabupaten Mentawai selalu memberikan dukungan finansial kepada MV Mentawai Fast, jangan hanya menuntut pembiayaan, namun hormati Bupati Kepulauan Mentawai”, terang M Nababan, Selasa (29/12/2020).

Terkait hal ini, Tohab M Nababan juga mengaku sudah menghubungi Direktur PT Mentawai Anugerah Sejahtera, Wilyam dan sudah menyampaikan keberatan atas kegiatan Ujicoba MV Mentawai Fast yang tanpa izin Bupati seharusnya kalau menentukan trayek dan tarif  seharusnya melibatkan pemerintah Daerah Cq  Dinas perhubungan.

“Kita tidak ada tujuan mempersulit perusahaan yang berkontribusi di Mentawai, namun harus ada kerja sama untuk menentukan trayek dan harga tarif sekalipun hanya uji coba”,kata Kadis Perhubungan Nababan.

Ia melanjutkan, “karena hal itu mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 104 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Penyeberangan sesuai Pasal 9 poin pertama”, lanjutnya.

Sementara itu Anggota DPRD Kepulauan Mentawai, Parsaoran Simanjuntak, Partai Gerindra dan Salimi Samutei Partai PAN,  saat berbincang -bincang di Pelabuhan Tuapejat dan ikut menumpang MV. Mentawai Fast kepulau Pagai Sikakap, mengatakan kalau Perusda mengelola Kapal seperti itu akan menambah hancur, bukan menambah baik.

” Kalau perusahaan ini dikelola Perusahaan Umum Daerah ( Perusda ) bukan bertambah baik, namun bertambah hancur”, jelas Simanjuntak.

Sementara Direktur PT Mentawai Anugerah Sejahtera (MAS) Wilyam sampai berita ini ditayang belum memberikan tanggapannya, padahal Deteksi Online sudah mengirimkan konfirmasi sejak Selasa (28/12/2020) Siang.

(Delau)

 817 total views,  2 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *