Aksi Sosial FPPAS & GENBI di Desa Pangkal Beras

  • Share

Muntok,deteksionline.com- Dusun Limang, mungkin tak banyak yang tahu bahkan baru mendengar namanya. Akses ke dusun tersebut pun jalannya cukup parah, tanah kuning berlobang, becek, apalagi di musim hujan.

Tapi hal itu tak menyurutkan anak-anak muda yang tergabung dalam komunitas FPPAS (Forum Pemuda Pecinta Alam & Sosial) dan GENBI (Generasi Baru Indonesia).

Selama 2 hari (26-27/12/2020), puluhan anak-anak muda ini melakukan kegiatan sosial di Dusun Limang Desa Pangkal Beras Kecamatan Kelapa Kabupaten Bangka Barat.

Mereka melakukan aksi sosial “membahagiakan” masyarakat di pelosok nun jauh dari perkotaan. Kegiatan kali ini mereka menamakan diri dengan MENTILIN (Menjalin Tali Silaturrahmi di Limang) Satukan Langkah Bersama dalam Hangatnya Kepedulian” adalah tema yang mereka angkat kegiatan di akhir tahun ini. Apa yang mereka lakukan di Dusun terpencil tersebut? Dari mulai gotong royong bersih lingkungan dusun bersama masyarakat setempat, malamnya nonton bareng (layar tancap) film “Laskar Pelangi”, senam bersama masyarakat, belajar peternakan Madu Kelulut, hingga bagi-bagi sembako dan alat tulis & kue untuk anak-anak di Dusun Limang, juga tak lupa bagi-bagi handsanitizer dan masker.

“Tahun ini FPPAS & GENBI Babel melaksanakan aksi sosial yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Kalau tahun-tahun sebelumnya kemah bersama ratusan anak yatim, kali ini karena Pandemi Covid 19, kita aksi sosial di Dusun Limang” ungkap Randa selaku Ketua Panitia.

Untuk diketahui, setiap akhir tahun, tepatnya minggu akhir di bulan Desember, komunitas FPPAS (Forum Pemuda Pecinta Alam & Sosial) melaksanakan kegiatan kemah bersama anak-anak yatim. Kegiatan ini sudah berlangsung 4 tahun. Komunitas anak-anak muda yang dibina oleh Ahmadi Sofyan (Atok Kulop) & Ustadz Dede Purnama ini terus konsisten melaksanakan aksi-aksi sosial yang langsung ditengah masyarakat pelosok.

“Setiap tahun kita bersama ratusan anak muda dan ratusan anak yatim dari berbagai Panti Asuhan di Bangka melaksanakan kemah 2 hari. Lalu bagi-bagi santunan, sembako dan kegiatan-kegiatan ceria untuk menyenangkan anak yatim. Dana darimana? Awalnya hanya bermodalkan semangat & niat, jalan keluar selalu saja ada. Selain dari mereka-mereka yang ikhlas menyumbang, juga anak-anak muda yang tergabung di FPPAS & GENBI ini juga menyisihkan dari kantong pribadi dan ngamen di beberapa tempat di Pangkalpinang, termasuk di Alun-Alun Taman Merdeka (ATM) serta beberapa tempat. Alhamdulillah itulah dana yang kita gunakan, tidak ada sponsor serta tidak ada kepentingan apapun kecuali kepedulian anak-anak muda. Saya selaku Pembina, hanya “nempel” saja, tapi anak-anak muda ini melakukan sendiri kok” ungkap Ahmadi Sofyan yang akrab disapa Atok Kulop saat memberikan sambutan ditengah masyarakat & aparat Desa di Dusun Limang Bangka Barat.

Dusun Limang & Pendidikan Anak-Anak Yang Terabaikan.

Akses jalan yang begitu sulit serta sekolah yang sangat jauh, pendidikan anak-anak tingkat Sekolah Dasar (SD) di Dusun Limang ini harus mendapat perhatian Pemerintah Daerah.

Puluhan anak-anak usia SD banyak yang putus sekolah dikarenakan orangtua yang tidak mampu mengantar & menjemput anak-anaknya yang keberadaan sekolah sangat jauh. Ditambah lagi akses jalan yang berat.

“Masalah kita disini adalah pendidikan dan kesehatan untuk warga, terutama anak-anak” ungkap Kusman, Kadus Limang dengan didampingi Rudi selaku Kades Pangkal Beras.

“Kita berharap ada solusi dari Pemerintah Daerah agar pendidikan anak-anak tidak terabaikan. Itu harapan kita kepada Atok Kulop (Ahmadi Sofyan) bersama adik-adik FPPAS dan GENBI yang udah melihat langsung kondisi Dusun Limang.

Mohon sampaikan kepada Pemerintah Daerah Bangka Barat dan juga Pemerintah Provinsi. Desa Pangkal Beras ada 4 dusun terpencil. Belum pernah ada pejabat seperti Bupati dan Gubernur kesini” tambah Rudi selaku Kades.

Keberadaan anak-anak muda komunitas FPPAS dan GENBI Babel memberikan keceriaan pada anak-anak. Berbagai permainan, candaan dan teka-teki berhadiah hingga nonton film benar-benar memberikan makna bagi anak-anak di Dusun Limang.

(red)

 381 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *