LSM Gebrak Babel: Telusuri Dana Covid-19 Asal Sumbangan Pihak Ke-Tiga di BPBD Babel

  • Share

Sungailiat, deteksionline.com -Di penghujung Tahun 2020, kasus Covid-19 di Provinsi Bangka Belitung semakin bertambah banyak. Sejak Tanggal 25 Desember 2020, di Kabupaten Bangka saja sudah 62 Orang warga Kabupaten Bangka terpapar Covud-19.

Begitu juga dengan Kota Pangkalpinang sebagai Ibu Kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung juga semakin banyak warga Kota Pangkalpinang terpapar Covid-19.

Menanggapi hal tersebut, Ketua LSM Gebrak Babel Suherman S meminta pihak penegak hukum baik itu Kepolisian atau Kejaksaan untuk memeriksa dana sumbangkan pihak ke-Tiga kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bangka Belitung untuk keperluan Covid-19.

“Sekarang sudah dipenghujung Tahun 2020, warga Bangka Belitung yang terpapar Covid-19 semakin banyak, baik itu di Kota Pangkalpinang maupun di Kabupatennya. Tempohari Gebrak Babel mendapat info, banyak pihak ke-Tiga seperti Smelter dan lain-lain yang sudah menyumbangkan dananya untuk membantu memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Sumbangannya diterima oleh BPBD Provinsi Bangka Belitung “, katanya kepada Deteksi Online, Minggu (27/12/2020).

Ia melanjutkan, berhubung sekarang sudah akhir Tahun, semestinya BPBD Provinsi Bangka Belitung memaparkannya lewat media berapa dana yang diterima dan untuk apa saja dana tersebut dipergunakan.

“Semestinya BPBD Provinsi Bangka Belitung terbuka dan paparkan LPJ nya di media masa, terserah mau media yang mana, yang penting masyarakat melihat, untuk belanja apa saja dana yang diterima dari pihak ke-Tiga tersebut”, terang Suherman.

Kemudian, menurut Gebrak Babel, jika dana itu sudah dibelanjakan, misalnya seperti membeli peralatan PCR, kemana peralatan yang disumbangkan harus dimiliki oleh BPBD Provinsi Bangka Belitung, agar tidak ada kecurigaan di mata masyarakat yang menggunakan dana pihak ke-Tiga tersebut.

“Misalnya dana itu sudah dibelanjakan seperti peralatan PCR Swab, itu barangnya harus disumbangkan kemana, berapa harganya, apa nama merknya”, tambah Suherman.

Mikron Antariksa masih tidak mau menjawab

Sementara itu Kepala BPBD Provinsi Bangka Belitung Mikron Antariksa sampai saat ini masih belum memberikan tanggapannya, padahal konfirmasi kepada Mikron Antariksa sudah dilayangkan melalui pesan Whats App sejak tadi sore, Minggu (27/12/2020).

(Vina)

 739 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *