Dikonfirmasi Terkait Perusakan Jalan, Kabid SDA PUPR Belitung Marsali Selalu Menghindar

  • Share

Belitung, Deteksionline.com-Pekerjaan proyek Peningkatan Saluran Irigasi (DID Tambahan) Jalan Piak Aik, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung diduga merusak infrastruktur jalan yang sudah dibangun dengan dana APBD dan setelah selesai pekerjaan itu , infrastruktur itu dibiarkan begitu saja tanpa memperbaiki kembali.

Anehnya lagi, Kepala Bidang SDA Dinas PUPR Kabupaten Belitung selalu menghindar saat dikonfirmasi awak media, padahal awak media sudah meminta izin Kepala Dinas.

Diketahui, pembangunan saluran Irigasi Ambar Mandiri Desa Sijuk, dengan No. Kontrak 04/SPK/IRG-DID/SDA/Dinas PUPR/2020 dengan tanggal kontrak 18 September 2020, Volume 1 paket senilai anggaran Rp. 199.700.000, sumber dana DID.

Berdasarkan pantauan wartawan, Kamis (3/12/2020) Kontraktor pelaksana CV. Samudra Sejahtera tidak memperbaiki kembali Jalan yang sudah dirusaknya saat kegiatan proyek Peningkatan Saluran Irigasi Jalan Piak Aik Kecamatan Sijuk.

Menurut keterangan warga yang enggan disebut namanya, saat pekerjaan proyek Irigasi tersebut, kontraktor membongkar jalan hingga putus. Hal tersebut dilakukan untuk mengalihkan aliran air karena adanya pembagunan irigasi.

“Biasanya kalau Air meluap penuh, kondisi jalan akan bisa roboh,” terang warga tadi.

Masih menurut warga tadi, setelah melakukan pembongkaran, jalan tersebut hanya ditutup dengan pasir saja.

” Setelah jalan dibongkar, kontraktor hanya memutup permukaan jalan itu dengan pasir, semestinya kontraktor mengaspal kembali”, Imbuhnya.

Kabid SDA Marsali Berulah

Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR Kabupaten Belitung, Marsali ST tidak mau ditemui wartawan, Jumat (04/12/20)

Alasannya menurut Kabid SDA Marsali, wartawan harus meminta izin dahulu kepada Kepala Dinas baru bisa menenuinya.

Setelah meminta izin kepada Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Belitung Agus Siregar, S. ST untuk bisa konfirmasi dan dipersilahkan, Marsali tetap berulah tidak mau dikonfirmasi.

“Kalau untuk konfirmasi kami persilahkan,” ujar Agus.

Terpisah, Kabid Bina Marga Danil katakan, untuk kegiatan yang dimaksud memang tidak pernah mengkonfirmasi secara tertulis namun secara lisan ada.

Dia melanjutkan, apabila adanya pembongkaran jalan, meskinya dilakukan diperbaiki lagi.

“Izin secara tertulis tidak ada, namun secara lisan. Jika sudah dibongkar ya harusnya diperbaiki lagi seperti semula,” kata Danil.

( Kandar/ Asnadi).

 529 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *