DPRD Kab Tulungagung Setujui APBD Tahun 2021

  • Share

Tulung Agung, Deteksionline.com-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulungagung telah mengesahkan diubahnya Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang menyangkut Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) kabupaten Tulungagung tahun 2021 diubah menjadi (Perda),

Bertempat di  Gedung DPR Graha Wicaksono Lantai 2 pada Sabtu (28/11/20) rapat tersebut dilaksanakan.

Dalam Rapat tersebut dibahas Program Pembentukan Perda (Propemperda) dan kesepakatan bersama mengenai Perda APBD tahun 2021 mendatang.

Rapat dipimpin Ketua DPRD Tulungagung Marsono dan dihadiri juga Bupati Tulungagung Maryoto Birowo serta Sekda dan Kepala OPD di Kabupaten Tulungagung. Beberapa anggota DPRD Tulungagung tidak hadir, namun yang tidak hadir mengikuti rapat secara virtual.

Selain itu dari masing masing  anggota Fraksi yang terdiri dari PDIP,PKB, Golkar, Gerindra, PAN, Gabungan Partai Demokrat, Nasdem, Bulan Bintang, dan Hati Nurani Bersatu mengutarakan tentang  pendapatnya.

Pendapat fraksi yang disampaikan oleh Sumarno sebagai wakil dari fraksi PDIP dirinya membahas terkait permohonan peningkatan anggaran guna memperbaiki sarana pelayanan publik agar lebih memadai.

“Tentang kebijakan pencetakan E-KTP. Pihaknya berharap ditiap kecamatan dilengkapi dengan sistem pencetakan E-KTP. Hal ini guna untuk mempercepat layanan kepada masyarakat terkait menumpuknya antrian E-KTP di satu tempat”, Imbuh Sumarno.

Kemudian Sumarno memberikan masukan terkait anggaran MKKS dan MGMP, serta untuk permohonan tinjauan kembali tim koordinasi paskibraka agar anggaran yang ada dapat dikembalikan kepada Dikpora.

“Disamping itu fraksi PDIP juga menyoroti beberapa  bidang, seperti masalah kelangkaan pupuk yg dieluhkan oleh para petani . Pihaknya meminta agar kartu tani dapat dibagikan secara tepat dan merata”, Ungkapnya.

“Dan Dalam bidang ekonomi mereka menyampaikan tentang permintaan prioritas lebih pada pihak yg terkait guna memperbaiki ekonomi masyarakat Dan peningkatan PAD oleh OPL dalam OPD terkait serta lemahnya kelembagaan yg perlu pendampingan dan penguat , agar mampu bersaing dalam lingkup kelembagaan yg lain”, Tambah Sumarno.

Masih pendapat dari Sumarno, dalam bidang kesehatan, fraksi PDIP berharap adanya tinjauan ulang terhadap pelayanan di lingkup fasilitas kesehatan setingkat Puskesmas diseluruh Kabupaten Tulungagung.

Sementara itu dari Pihak fraksi Hati Nurani Bersatu. Yang diwakilkan oleh Imam Khambali , ‘ menyampaikan beberapa masukan terkait perbaikan mutu dan pelayanan kesehatan bagi semua masyarakat dan permohonan tentang perbaikan pembangunan insfrastruktur di lingkup Kabupaten Tulungagung”, Terangnya.

Selain itu terkait pengajuan anggaran PPPK 2021 dirinya menekankan agar  diprioritaskan pada anggota yg telah lama mengabdikan diri, bukan terpaku pada jam belajar mengajar saja,

Sementara Bupati Maryoto Birowo menerangkan, terkait kebijakan baru yang telah disepakati bersama mampu mencakup isi dari Asas 5 Prioritas Program Indonesia Maju. Serta prioritas plafon  tentang anggaran sementara akhir tahun 2021.

“Tertulis, anggaran Tulungagung  tahun 2021 sebanyak Rp 2.394,260.047.478, anggaran belanja daerah sebesar Rp 2.506.260.470.478 , devisit Rp 119.000.000.000  , penerimaan pembiayaan daerah sebesar Rp 120.500.000.000, pengeluaran pembiayaan daerah Rp 8.500.000.0000, netto pembiayaan Rp 112.000.000.000, dan SILPA tahun berkenaan Rp 0”, Jelas Bupati Maryoto Birowo.

“Adapun dalam Rencana APBD 2021 tersebut akan diprioritaskan untuk perbaikan mutu sarana pendidikan dan peningkatan layanan kesehatan bagi masyarakat serta perbaikan dan pemerataan pembangunan insfrastruktur. Seperti yg diputuskan oleh pemerintah pusat. Yaitu tentang harapan adanya peningkatan SDM lokal agar lebih maju dan berkembang, perbaikan dan pemerataan pembangunan insfrastruktur”, Tambah Orang nomor Satu di Tulungagung ini.

Penulis : Evan

 415 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *