Lahmuddin : Sudah 183 Orang Terpapar Corona di Mentawai

  • Share

Mentawai,Deteksionline.com –
Sudah 183 orang warga Kabupaten Kepulauan Mentawai yang terinfeksi Pandemi Covid-19.

Hal itu disampaikan oleh Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kepulauan Mentawai, Lahmuddi Suregar dalam jumpa pers, di Aula Sekertaris Daerah, Sabtu (21/11/2020).

“Total sampai hari ini sudah 183 orang Warga Kabupaten Kepulauan Mentawai terinfeksi COVID-19. Terjadi penambahan hari ini 5 kasus”, Ujar Lahmuddin.

Lahmuddin menjelaskan, 36 orang yang masih dirawat di berbagai tempat isolasi di Kepulauan Mentawai, kita bersyukur tidak ada yang meninggal dunia dan yang dunyatakan sudah sembuh 147 orang.

“Ada penambahan 5 orang, yaitu 2 orang Mahasiswa dan Mahasiwi, Laki – Laki 1 orang  sudah di Isolasi di  RS. Pratama Siberut Selatan, dan 1 Perempuan diisolasi di Padang karena belum sempat pulang ke Mentawai”, Ungkap Lahmuddin.

“Selain itu  juga ada 2 orang Perempuan karyawan BUMN, yang bekerja di Tuapejat Kepulauan Mentawai, dan di isolasai  di tempat yang sudah disediakan pemerintah Kabupaten Mentawai di Tuapejat dan Satu orang lagi laki-laki dirawat di Puskesmas Sikakap, yang melanjutkan perjalanan dari Padang”, Tambah Lahmuddin.

Kami sampaikan Terima Kasih kepada semua pihak, baik Bapak Bupati , Dandim, dan Kapolres Kepualaun Mentawai bersama masyarakat dalam kerjasama dapat berupaya bersama berjuang memutus matarantai Covid19.

“Oleh karna itu kita seluruh elemen masyarakat mari tetap mengikuti protokol kesehatan dengan menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan ( 3 M).
Hanya dengan cara itu dapat memutuskan mata rantai Pandemi Corona di tengah masyarakat Kepulauan Mentawai”, Lanjutnya.

Sementara itu Sekretaris Satgas Covid-19 Kabupaten Kepulauan Mentawai Novriadi mengatakan, kasus Covid-19 di Mentawai terus bertambah, maka pemkab Mentawai mengambil langkah untuk menambah ruangan isolasi dengan cara menyewa fasilitas hotel di dua tempat yaitu di Kecamatan Sipora Utara dan Kecamatan Sikakap, Sekretariat Satgas Covid-19.

“Penambahan ruangan isolasi ini merupakan kebijakan pemerintah sebagai salah satu alternatif untuk mewaspadai lonjakan kasus pasien positif Covid-19”, Sebutnya.

“Menyewa tempat isolasi untuk dipulau Sipora, Hotel Turonia dengan jumlah kamar 26 dan wisma lestrari di Kecamatan Sikakap sebanyak 14 kamar”, Jelas Novriadi.

Perincian sewa penginapan isolasi satu hari di penginapan Turonia sebesar Rp.150 ribu sudah dengan pajak dengan kontrak selama dua bulan berakhir 31 Desember 2020.

Jumlah anggaran di keluarkan sebesar 234 juta, sementara di wisma lestari Sikakap sebanyak 14 kamar dan sewa kamar perhari Rp.171 ribu beserta pajak dengan kontrak selama satu bulan, mulai 14 November sampai 14 Desember 2020. Jumlah anggaran sebesar Rp. 71.820.0000 juta.

“Teknis untuk penyediaan tempat isolasi ini, sistem kontrak harga satuan dengan total anggaran seluruhnya yang dikucurkan untuk penyewaan dua tempat  tersebut  sebesar Rp 305.820.000 juta”, Jelas Novriadi.

Penyediaan fasilitas isolasi ini, sebut Novriadi adalah, “hasil dari analisis bersama Dinas Kesehatan, RSUD Mentawai dan BPBD dengan di lakukan evaluasi bersama pimpinan melalui beberapa pertimbangan, maka di simpulkan untuk menyewa penginapan”, Tambah Novriadi kembali.

Penulis : Delau

 846 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *