Proyek Pembangunan Ruangan Fraksi DPRD Mentawai Diduga Bermasalah

  • Share

MENTAWAI- Deteksionline.com- Pembangunan ruangan baru Fraksi di halaman parkir DPRD Mentawai diduga bermasalah. Pasalnya proyek itu saat ini pelaksanaannya dihentikan.

Masyarakat Kabupaten Kepulauan Mentawai merasa heran, ada masalah apa proyek pembangunan ruangan baru Fraksi itu dihentikan.

Salah Satu Tokoh masyarakat Kabupaten Mentawai yang tidak mau ditulis namanya menyampaikan bahwa pihak Sekretaris Dewan hanya menghamburkan uang negara saja, sementara realisasi proyeknya tidak jelas.

” Kami pikir kalau proyek ruangan Fraksi itu dibangun dilahan sempit dan proyek belum selesai namun sudah dihentikan, itu artinya pihak Sekretaris DPRD Kabupaten Kepulauan Mentawai itu hanya menghamburkan uang negara saja dan sangat jelas sekali itu hanya memikirkan kepentingan pribadi, padahal itu uang rakyat”, Tuturnya kepada Deteksi Online, Sabtu (7/11/2020).

Masih sebut Tokoh masyarakat tadi, walaupun proyek tidak mencapai Rp 200.000.000,- tetapi proyek yang sudah berjalan semestinya diselesaikan, jangan hentikan karena kalau dihentikan, bagaimana proses pembayaran terhadap realisasi pekerjaan yang sudah jadi dan hasil proyek itu tidak bisa dinikmati atau tidak bisa digunakan.

” Kalau tidak selesai berarti tidak ada manfaatnya, bangunan itu akan menjadi mubazir”, Ungkapnya.

Sementara itu Rasyidin Syaiful anggota dewan dari Fraksi Hanura mengatakan, sebenarnya ruangan Fraksi sangat tidak layak untuk kantor terhormat, karena semua ruangan DPRD sangat kecil, apa lagi ruangan Fraksi yang dibangun di area parkir dewan itu ruangannya sangat sempit dan juga nantinya sangat panas karena Atap bangunan itu sangat rendah dan nanti parkir mobil dimana lagi.

” Untuk lokasi tanah pemerintahan Kabupaten Mentawai yang luas memang tidak ada, hampir semua tanah sengketa sama masyarakat, terkait ruangan Fraksi yang baru dibangun adalah permintaan teman-teman kepada Sekwan, sesuai PP. No. 12 Tahun 2018 tentang Tata Tertib”, Ucap Rasyidin Syaiful.

Sekretaris Dewan Kabupaten Mentawai Drs. Halomoan Pardede membenarkan kalau proyek pembangunan ruangan Fraksi DPRD Kabupaten Mentawai itu saat di stop pekerjaannya dengan alasan tidak ada dana.

” Proyek itu di stop dulu pekerjaannya karena tidak ada dana di APBD Kabupaten Mentawai Tahun 2020″, Sebut Sekwan.

Namun Sekwan Halomoan Pardede tidak menjelaskan bagaimana proses pembayaran terhadap pekerjaan yang sudah selesai dikerjakan dan juga Sekwan tidak menyebutkan perusahaan mana yang mengerjakan proyek gagal itu dan bagaimana proses lanjutannya, walau sudah berkali-kali Sekwan dikonfirmasi ulang melalui pesan whats app.

Penulis : Delau

 1,009 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *