Lahmuddin Siregar Sesalkan Masyarakat Yang Datang ke Mentawai Kurang Patuh Terhadap Prokes Covid-19

  • Share

Mentawai, Deteksionline.com– Juru Bicara Satgas Penangan Covid-19 Kabupaten Kepulauan Mentawai Sumatera Barat Lahmuddin Siregar merasa sangat kesal sekali karena banyaknya warga yang datang ke Kabupaten Kepulauan Mentawai setelah dari Padang Sumatera Barat, namun tidak patuh terhadap protokol kesehatan.

Pasalnya menurut Lahmuddin Siregar, tidak patuhnya warga Mentawai ini menyebabkan terjadinya lonjakan warga Kabupaten Mentawai yang terpapar Covid-18 ahir-ahir ini dan hari ini, Senin ( 2/11/2020) terjadi penambahan kasus terkonfirmasi positif sebanyak 10 kasus.

” Ada lonjakan penambahan kasus baru sebanyak 14 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19, Tanggal 1/11/2020 sebanyak 4 orang dan Tanggal 2/11/2020 sebanyak 10 orang, ini karena mobilisasi masyarakat dari Padang Sumatera Barat semakin ramai dan semakin kurang disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan”, Ucap Lahmuddin didampingi Serieli BW Kabag Hukum Kabupaten Kepulauan Mentawai di Aula Kantor Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai, Senin (2/11/2020).

Lanjut Lahmuddin, sejak diberlakukan surat edaran Bupati Mentawai nomor 360/505/Bup-2020 tentang antisipasi penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) bagi pelaku perjalanan ke wilayah kepulauan Mentawai, wajib Swab Test,

” Sudah 113 kasus positif Covid-19 di Mentawai, sedangkan yang sudah sembuh sebanyak 71 orang dan yang masih di Isolasi 42 orang, mereka di Isolasi diberbagai tempat RSUD, dan Puskemas-puskesmas yang berada di Kepulauan Mentawai”, Lanjut Lahmuddin.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Mentawai ini meminta Pemkab Mentawai semakin tegas mengimbau warganya, agar patuh terhadap protokol kesehatan, karena sampai sekarang belum ada obat pencegahnya selain mematuhi 3 M.

” Saat ini penangkal Covid-19 adalah 3 M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak”, kata.Lahmuddin.

Sementara itu Serieli BW, SH Kabag Hukum menyampaikan kepada awak media bahwa, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai juga mempersiapkan Sebuah hotel Toronia di Km.5 jln raya Tuapejat, Kecamatan Sipora utara, sebagai tempat isolasi pasien terkonfirmasi Covid-19, selama 2 bulan mulai 1 November 2020, Hotel tersebut ada 26 kamar, fasilitas masing-masing kamar dilengkapi toilet, lemari, AC, TV.

“Dan juga dipersiapkan kamar sebagian untuk perawat medis Covid-19, selain itu juga ada 11 kamar yang telah disiapkan di Homestay milik Pemerintah kepulauan Mentawai”, Kata Serieli Bawamenewi.

Penulis : Delau

 791 total views,  2 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *