Ribet, Warga Keluhkan Pengurusan SRUT Guna Rubah Bentuk Kendaraan

  • Share

Sidoarjo, Deteksionline.com – Banyak masyarakat mengeluhkan, ribet nya pengurusan surat kendaraan diuji Kir jika di urus sendiri. Namun terbalik jika pengurusan melalui biro jasa (calo), uji Kir sangatlah cepat dan pastinya dengan biaya yang sangat tinggi.

Hal ini terbukti dari pengakuan salah seorang Pemilik kendaraan jenis L 300 Pick Up, saat dikonfirmasi Deteksi Online, Pemilik mobil itu mengatakan saat diurus sendiri Kir nya di kantor Kir Wiyung, Surabaya, Jawa Timur.

” Ribet sekali saat pengurusan kir mobil (kendaraan R4) atau lebih di uji kir Wiyung, Surabaya, Jawa timur ini”, Ujar HG, Rabu (13/10).

Apalagi saat kepengurusan Surat Registrasi Ulang Tipe ( SRUT ) untuk kendaraan baru dan bekas yang mau merobah bentuk Kir, dimana harus mendapatkan rekom dari Kementerian Perhubungan Jakarta.

“Untuk pengurusan SRUT untuk kendaraan baru atau bekas yang mau rubah bentuk di kir -kiran yang mana harus mendapatkan surat keterangan atau rekom apapun bentuknya, yang dikeluarkan Kementerian Perhubungan pusat berkedudukan di Jakarta, itu kenapa kok selalu ribet dan terkesan sulit,”jelas HG kesal.

Namun, kalau kita mengurus lewat biro jasa kenapa ini langsung selesai, dalam waktu 1-3 hari itu bisa selesai. Nah disitu itu permasalahan nya apa, selaku pemilik kendaraan, kalau memang harus membayar, jika ada yang perlu dibayarkan, kita siap bayar tidak perlu dibuat sulit.

“Pastinya dalam pengurusan mobil ini niat saya pastinya beritikad baik untuk mengurus STNK saja, karena kendaraan ini mau di dirobah bentuk dari Box ke Pick Up.Tapi kendalanya pengurusannya terlalu ribet”, Ungkap HG.

“Harapan saya untuk pengurusan tolong di permudah dan jangan terlalu ribet,di pimpong kesana – sini.Sehingga masyarakat yang lainnya bisa mengurus kendaraan nya sendiri tanpa melalui calo”, Tambahnya.

Sementara itu salah Satu Staf Kementerian Perhubungan Bagas saat dikonfirmasi menjelaskan, jadi rekom itu tadi bukan kewenangan kita, dari pusat kita sama sekali tidak diberi kewenangan untuk membuat rekom atau istilahnya surat rubah bentuk. Kalau surat rubah bentuk itu ada sendiri dan surat rubah bentuk itu kewenangan dari karoseri.

“Sertifikat regestrasi uji tipe itu bay aplikasi, jadi itu yang bisa mengakses perusahaan Karoseri dan kita yang sebagai pemeriksaan fisiknya. Jadi perusahaan Karoseri yang mempunyai akun dan menerima permohonan dari konsumen untuk mau merubah bentuk dengan segala macam persyaratan kendaraan tadi dan secara aplikasi di kirimkan ke kita,”terang Bagas, Rabu (13/10).

“Kalau ada biaya atau pungutan-pungutan, dirinya mengatakan tidak tahu menahu terkait hal itu, bisa jadi itu metode lama mas di uji kir, sekarang metode baru,” pungkasnya.

“Untuk berikutnya dilanjut ke pusat setelah di periksa disini kita teruskan ke pusat. Kalau aplikasi tidak ada biaya. Karena dari karoseri bay aplikasi semuanya.Kalaupun ada biaya itu antara konsumen dengan pihak karoseri.Intinya tidak ada istilah rekom.Kalau kita merubah bentuk itu tidak ada disini, jadi memang rubah bentuk itu harus disertai sertifikat regestrasi uji tipe. Bentuknya apa jadi apa, karena sertifikat regestrasi uji tipe itu tadi sebagai dasar pembuatan STNK.Jadi keterangan ubah bentuk itu tadi BPKB dan STNK itu dasar nya di sertifikat regestrasi”, Tambahnya.

Bagas melanjutkan, “cara mendapatkan struknya tadi melalui akun Karoseri atas dasar permintaan konsumen di kirimkan aplikasinya ke sini, dari sini permohonan nya kita terima, kita periksa kendaraannya. Setelah selesai permohonannya kita teruskan ke pusat dan di cetak di pusat”, Lanjut Bagas.

Penulis ; Meritama

 10,098 total views,  4 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *