Erzaldi Optimis 2,5 Tahun Ke Depan Babel Punya 10 Ribu Hektar Kebun Produksi Jambu Mente

  • Share

PANGKALPINANG, deteksionline.com – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bekerjasama dengan Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan Pemerintah Desa Kerakas Kecamatan Sungai Selan Kabupaten Bangka Tengah telah berhasil membuat pola rehabilitas lahan eks tambang seluas 178 hektar yang dikembangkan untuk penanaman tanaman Jambu Mente.

Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman pun mengaku sangat menyambut sekali dengan langkah ini.

“Saya bahkan ingin areal eks tambang yang telah kita tanam ini bukan untuk hutan Jambu Mete tetapi harus jadi kebun produksi Jambu,” harap Gubernur Babel Erzaldi Rosman, saat meninjau lokasi perkebunan tanaman mente di lahan eks tambang Desa Kerakas, Senin (28/09).

Mantan Bupati Bangka Tengah ini mengharapkan agar dari pengembangan kebun lahan mente termasuk di Kerakas Kecamatan Sungai Selan Bangka Tengah ini akan mampu menghasilkan produksi Kacang Mete yang dapat menjadi salah satu komoditi pilihan lain lagi untuk menambah penghasilan masyarakat.

“Sebagaimana kita ketahui bahwa di daerah kita ini banyak sekali lahan-lahan eks tambang yang sudah rusak akibat penambangan. Makanya ini kita berupaya ini tetap dapat kita buat menjadi lahan kembali produktif.

Sehingga pilihanya adalah kita akan kembangkan dengan jambu mente yang memang cocok dan juga disukai masyarakat,artinya pasarnya ada dan bagus,” ujar Erzaldi.

Ia menambahkan, bahwa ditambah dengan yang telah dikembangkan di Desa Kerakas, budidaya tanaman jambu mente yang juga sudah ditanam dengan memanfaatkan lahan eks tambang di sejumlah daerah lainnya di Bangka Belitung sudah mencapai 1500 hektar.

“Makanya kita optimis sampai 2,5 tahun ke depan luas tanam jambu mente dengan memanfaatkan pola rehabilitasi lahan eks tambang sudah bisa mencapai 8 – 10 ribu hektar,” targetnya.

Ia berharap di masa mendatang komoditi jambu mete ini akan juga akan bisa menjadi komoditi andalan bagi para petani di Babel.

Sebab kata dia, dengan makin banyak komoditi yang ditanam petani dan selama off takernya juga, tentu ini akan menjadi peluang bagus Bagi Bangka Belitung untuk semakin mempercepat tujuan arah pembangunannya terutama mewujudkan Babel sebagai daerah berkemandirian pangan.

“Selama off takernya ada, maka tentu kami akan terus mendorong dan bahkan ikut membantu memfasilitasi, apalagi ditengah pandemi covid ini, kita tetap harus terus bergerak maju, menghasilkan sesuatu yang semakin bermanfaat untuk diri sendiri dan juga orang lain,”ujar Gubernur Babel optimis.

Penulis ; Liya

 219 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *