Polisi Tangkap 3 Pengedar Narkotika di Mentawai

  • Share

Mentawai, Sumbar, deteksionline.com- Polres Mentawai berhasil mengamankan 3 pelaku pengedar Narkotika jenis daun ganja seberat 1,5 Kg, Selasa (15/9/2020).

Ketiga pelaku itu adalah AR (20), AAD (34) dan E (19) masih pelajar asal Maileppet dan Tolou Laggok, Mentawai.

Kapolres Mentawai, AKBP.Mu,at, SH.MH. didampingin Wakapolres Kompol Maman. Dan Kasat Narkoba Iptu Edi S.Sos dalam keterangan persnya mengatakan, pelaku diamankan oleh jajaran Polsek Siberut.

“Paket daun ganja kering yang di amankan jajaran Polsek Siberut ada sekitar 1,5 kg dan satu paket bungkus kecil sabu sabu yang mereka beli dari Padang”, jelasnya, Kamis (23/9/2020).

Lanjut Kapolres, penangkapan bermula dengan adanya kasus pencurian tas salah satu warga Maileppet di dalam tas tersebut berisikan uang sekitar 11 juta dan raib di bawa kabur.

“Ternyata, dari hasil curian tersebut mereka berangkat ke Padang untuk membeli daun ganja setelah itu di bawa ke Mentawai kemungkinan akan di edarkan di wilayah Siberut dan sekitarnya”, tambahnya.

AR dan pelaku lainnya di gerebek langsung, terang Kapolres, setelah kapal Mentawai Fast berlabuh di Dermaga muara Siberut pada Selasa (15/09/2020) sekira pukul 15:00 Wib.

“Kapolres juga menyebutkan, dari salah satu tersangka tersebut AR (20) adalah tahanan asimilasi yang mendapat premi di masa Pandemi Covid-19”, sebut Kapolres.

“Berikutnya kita akan melakukan pengembangan lebih lanjut, karena selama kasus narkoba yang ada, kasus kali ini cukup besar dari sebelumnya, ini sudah sangat mengkhawatirkan. generasi muda Mentawai bisa terhindar dari Narkotika dan obat obatan terlarang. “, tambah Kapolres

Pelaku di jerat pasal 111 ayat (2) di karenakan kepemilikan narkotika melebihi 1 Kg dengan ancaman hukuman pidana paling singkat 5 tahun paling lama seumur hidup dan pelaku saat ini sudah diamankan di Polres Mentawai bersama barang bukti.

Penulis ; Delau

 704 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *