Endang Maria Astuti Sebut Pembagian BLT Kurang Tepat Sasaran

  • Share

Wonogiri, deteksionline.com-Endang Maria Astuti anggota DPR RI dari Komisi VIII saat berdialog bersama masyarakat, banyak menerima keluhan masyarakat terkait banyaknya masyarakat di daerah Jawa Tengah yang belum menerima dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi warga yang terdampak Covid-19.

Hal itu dikatakan Endang kepada Deteksi Online, saat dialog pada Jum’at (4/9) sampai Sabtu (5/9) dibeberapa tempat di Dapil Jateng IV meliputi wilayah Wonogiri, Sragen dan Karang Anyar.

” Saat dialog tersebut banyak masukan masyarakat yang belum mendapatkan BLT (Bantuan Langsung Tunai). Mengapa ya..bantuan-bantuan yang selama ini diberitakan di statsiun TV itu kenyataan Realita di lapanganya sangat berbeda jauh, dengan apa yang saya alami dan saya rasakan di situasi Covid-19 yang kini belum berakhir,” kata Endang kepada Deteksi Online, Sabtu (6/9).

Endang menuturkan, Pemerintah pusat dan daerah telah banyak membagikan bantuan kepada masyrakat, baik berupa Sembako, maupun Bantuan Langsung Tunai (BLT), tetapi masih ditemukan adanya masyarakat yang belum mendapatkan bantuan tersebut.

” Pemerintah pusat dan daerah sudah menyalurkan bantuan bagi masyarakat, namun masih banyak ditemukan warga yang semestinya menerima bantuan tetapi ternyata tidak menerima apapun”, imbuhnya.

Tentunya, kata Srikandi Partai Golkar ini, masukan ini sangat penting, karena ini murni masukan dari masyarakat di daerah-daerah. Kenyataan Realita di lapangan sangat berbeda jauh dengan apa yang saya alami dan saya rasakan di Situasi Covid-19, yang belum berakhir ini.

” Untuk mendengarkan jeritan suara rakyat yang ada di jawa-tengah khusunya, dapil IV yang meliputi Wonogiri, Sragen, Karanganyar, masukan seperti itu sangat penting karena apakah memang ada oknum-oknum yang sengaja tidak membagikan BLT di daerah-daerah tersebut”, kata anggota DPR RI Komisi VIII itu.

Lebih lanjut ditegaskannya, tentunya tidak sedikit masyarakat yang mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang 3 bulan, namun setelah menerima 1 bulan pertama, bulan berikutnya hilang diganti dengan orang lain yang menerimanya. Tentunya sangat disayangkan oleh masyarakat.

“Masyarakat dimintai mengumpulkan data-data tetapi yang mendapatkan BLT malah masyarakat yang mampu dalam memenuhi kebutuhannya,” pungkas masyarakat yang sedikit kecewa terhadap bantuan BLT yang pembagian tidak merata itu.

Dalam dialog ini, Endang Maria Astuti juga menyalurkan pembagian berupa Sembako dan makanan lainnya. Endang berpesan bahwa dalam pembagian Sembako itu jangan melihat besar kecilnya, namun bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari.

“Dalam bentuk Sumbangsih yang diberikan ini semoga dapat bermanfaat bagi masyarakat, dan bantuan ini dapat untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-harinya. Tentunya, jangan melihat besar kecilnya tetapi ini suatu bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat kami. Karena BLT yang diharapkan masyarakat sangat jauh dari harapannya”, ujar Endang.

Penulis : Budi Setiawan
Editor : Herman

 310 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *