Pembangunan Infrastruktur Adalah Solusi Yang Jitu

  • Share

Balaraja, deteksionline.com – Dimyati, menjadi TNI adalah cita – citanya pertama. Sementara menjadi pengusaha merupakan cita – citanya kedua.

” Tidak bisa dirinya sangkal bahwa banyak sekali didunia ini para pengusaha yang telah berhasil membangun bisnisnya dari nol. Dan semua itu dengan hambatan dan perjuangan pernah mereka lalui”,

Maka demikian bagi pengusaha yang hari ini gagal jangan bersedih karena sejatinya kegagalan adalah sukses itu sendiri juga tentu butuh perjuangan pengorbanan dan kerja keras jadi sukses itu tidak dapat diraih dengan mudah dan instan.

“Dulunya saya berangan untuk menjadi anggota TNI sekaligus pengusaha”

Sementara, kenyataannya tidak semudah itu. Apabila ingin menjadi pengusaha yang besar dan secara aturan tidak boleh seorang TNI mempunyai bisnis.

Kendati sudah menanggalkan seragamnya tapi pria 45 tahun ini tetap ingin mengabdi untuk negeri dengan maksud dan tujuan menyelamatkan aset negara dengan cara berbeda pengabdian dan kecintaannya kepada NKRI.

” Saya akan mengembalikan kultur budaya kearifan lokal dengan mengajak kepada seluruh warga di wilayah Balaraja dan sekitarnya untuk menjaga silaturahmi dan gotong royong hidup rukun aman tentram dan saling hormat – menghormati kepada para sesepuh yang dituakan terutama pada ulama kita para Kyai, Ustad dan Ustadjah.” Ungkap Dimyati pada deteksionline.com, Sabtu (5/9).

Dimyati, atau yang akrab disapa komandan ini merupakan seorang Purnawirawan Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Udara (AU) dengan pangkat terakhir Sersan Mayor, dan kiprahnya menjadi TNI AU sudan 20 tahun hingga mendapatkan Satya Lencana 8 tahun, Satya Lencana 16 tahun dengan pengabdian tanpa masalah.

“Selain itu dirinya pernah bertugas di Bandung, Halim, Madiun, Halim, Pekanbaru dan terakhir Bogor”, tambahnya.

Kemudian, katanya, melihat pembangunan Insfrastruktuk saat ini adalah “solusi yang jitu untuk menggenjot pembangunan suatu negara secara keseluruhan dan meningkatkan laju perekonomian yang semakin meningkat untuk Indonesia Maju dan turut serta mendorong Sumber Daya Manusia (SDM) sehingga dapat disimpulkan untuk membangun Infrastruktur yang kokoh dan bertahan lama juga memerlukan tempat pemberdayaan SDM yang baik pula”, Imbuh Dimyati.

Penulis : Wahyu
Editor : Herman

 476 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *